BERITA POPULER PADANG

POPULER PADANG: Cuaca Buruk, SD Negeri Tutup, dan Iduladha Tarekat Naqsabandiyah

Berita populer Padang cuaca buruk, SD Negeri tutup, dan Iduladha Tarekat Naqsabandiyah.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Tribun Timur/handover
Ilustrasi hujan 

TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Padang selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.

Ada berita tentang cuaca buruk, SD Negeri tutup, dan Iduladha Tarekat Naqsabandiyah.

Simak berita selengkapnya:

1. Cuaca Buruk Landa Kota Padang, Pohon Tumbang Hambat Akses Jalan dan Timpa Rumah

Hujan disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan menghambat akses jalan serta menimpa rumah di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (14/6/2024).

Saat ini kejadian pohon tumbang akibat cuaca buruk yang melanda Kota Padang sedang ditangani oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

Sebanyak empat kejadian pohon tumbang terjadi di Jalan Kelok Kuranji, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar.

Baca juga: Cuaca Buruk Landa Kota Padang, Pohon Tumbang Hambat Akses Jalan dan Timpa Rumah

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna, mengatakan bahwa telah terjadi hujan disertai angin kencang yang menyebabkan terjadinya pohon tumbang.

"Ada dua pohon tumbang terjadi di Jalan Kelok Kuranji Rt 08/Rw 03, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang," kata Al Banna.

Ia mengatakan, pohon tumbang pertama menghambat akses jalan dan menimpa plang reklame, listrik dan menimpa kedai penjual bunga hias.

Kata dia, pohon tumbang ini merupakan jenis kedondong yang memiliki panjang 20 meter dan berdiameter 80 cm.

Selanjutnya, terjadi pohon tumbang menghambat akses jalan dan menimpa kabel listrik.

Setelah itu, diterima juga laporan pohon tumbang di Jalan Kelok Kuranji Rt 02/Rw 03, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

"Pada lokasi Rt 02/Rw 03, terjadi pohon tumbang menghambat akses jalan, menimpa kabel listrik, dan rumah," kata Al Banna.

Dikatakannya, akibat kejadian ini membuat listrik padam dan rumah warga mengalami kerusakan.

"Kejadian pohon tumbang juga terjadi di Jalan Kuranji Rt 03/Rw 02, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji," katanya.

Ia menyebutkan, kejadian pohon tumbang ini menghambat akses jalan dan menimpa kabel listrik.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian pohon tumbang ini, dan materialnya sudah dibersihkan oleh petugas di lapangan," ujar Al Banna.

Pihaknya masih menerima adanya informasi kejadian pohon tumbang dari masyarakat, dan saat ini hujan masih turun dengan intensitas ringan hingga curah tinggi.

Baca juga: PPDB 2024, Disdik Kota Pariaman Pastikan Seluruh Siswa SD dan SMP Akan Kebagian Kuota

2. Minim Peserta Didik, 30 Sekolah Dasar Negeri di Kota Padang Ditutup

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang telah melakukan regrouping atau menggabungkan 70 sekolah dasar negeri (SDN) menjadi 40 SDN saja.

Dengan begitu sekitar 30 SDN di Kota Padang telah ditutup.

"Regrouping sekolah sudah kita lakukan, ada sekitar 70 sekolah menjadi 40 sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang Yopi Krislova, Jumat (14/6/2024).

Yopi Krislova mengatakan pengabungan sekolah ini dikarenakan minimnya peserta didik.

Satu rombongan belajar sekolah itu tidak boleh lebih 24 orang.

"Ada enam sekolah yang ada di satu komplek, maka kita jadikan dua sekolah dasar saja," katanya.

Yopi Krislova menambahkan bangunan sekolah yang tidak digunakan, maka digunakan untuk keperluan pendidikan lainnya.

"Misalnya dijadikan SMP 44 Lambung Bukit," katanya.

Diketahui, penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) telah dibuka pada 13 Mei 2024 yang lalu.

Menurut Yopi, daya tampung SDN di Padang sebanyak 14.000. Jumlah ini mencukupi untuk siswa yang lulus TK atau Paud.

Pendaftaran melalui jalur zonasi akan dibuka dari 13 -16 Juni 2024. Dengan kuota atau daya tampung zonasi minimal 70 persen.

Disamping itu, jalur afirmasi bagi masyarakat kurang mampu kuota maksimal 25 persen dan perpindahan tugas orang tua atau wali maks 5 persen. Pendaftarannya pada 23-26 Juni 2024.

"Kalau PPDB SD tidak banyak persoalan, karena daya tampung SD sudah banyak, dibandingkan dengan daya tampung SMP," katanya.

Dijelaskannya, penentu kelulusan PPDB tetap zonasi atau jarak tempat tinggal atau rumah peserta didik dengan sekolah.

Semakin dekat dengan sekolah, peluang diterima semakin tinggi. Disamping jarak, umur peserta didik juga menentukan. (Serta tidak ada ujian baca, tulis, dan berhitung (calistung).

"Minimal umur 5,6 tahun, usia yang lebih tua itulah yang diprioritaskan masuk SD," katanya.

Terkait penentuan jarak rumah ke sekolah, Yopi menjelaskan ditentukan berdasarkan kartu keluarga (KK) yang terbit minimal satu tahun. Serta ditentukan titik koordinat oleh pihak operator di sekolah.

Menurutnya, orang tua murid bisa melapor ke sekolah, apabila jarak rumah ke sekolah yang terdata di titik koordinat berbeda. Maka operator sekolah akan menyesuaikan kembali. 

"Jalur zonasi ini harapannya agar sekolah tidak jauh dari rumah," katanya.

Baca juga: Tarekat Naqsabandiyah Padang Rayakan Iduladha Besok, Dua Hari Lebih Awal dari Pemerintah

3. Tarekat Naqsabandiyah Padang Rayakan Iduladha Besok, Dua Hari Lebih Awal dari Pemerintah

Umat Islam di Indonesia akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada 17 Juni 2024 berdasarkan keputusan pemerintah lewat Kementerian Agama (Kemenag).

Namun, berbeda dengan keputusan pemerintah, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah aliran Surau Baru Pauh Kota Padang, Sumatera Barat, akan melaksanakan sholat Idul Adha lebih awal, yaitu pada besok, Sabtu 15 Juni 2024.

Pimpinan Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Surau Baru Buya Zahar mengatakan salat Idul Adha akan dilaksanakan di surau tersebut.

"Kita akan melaksanakan salat Idul Adha pada Sabtu,(15/6/2024)," kata Zahar, Jumat (14/6/2024).

Dijelaskannya, penetapan salat Idul Adha ini sudah dilakukan jauh hari. Tepatnya ketika puasa Ramadhan 2024 dimulai.

"Hari puasa hari rayamu, hari wukufnya juga di Arafah. Kita laksanakan puasa Ramadan pada Sabtu, begitu pula dengan Idul Adha dan wukuf di Arafah yang juga jatuh pada Sabtu," tuturnya. 

Zahar mengatakan, tahun ini terdapat tiga ekor hewan koban. Pemotongan dua ekor kambing akan dilakukan usai sholat. 

Sementara satu ekor sapi akan disembelih pada hari berikutnya, pada Minggu. Daging-daging hewan kurban tersebut akan dibagikan kepada warga sekitar. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved