Berita Populer Sumbar
POPULER SUMBAR: Dentuman Keras Gunung Marapi dan Perbaikan Jalan Terban di Kelok Hantu Dilanjutkan
Gunung Marapi Sumatera Barat kembali erupsi, Senin (29/4/2024) dini hari. Berdasarkan Laporan Pos PGA Bukittinggi, erupsi terjadi pukul 02.28 WIB.
TRIBUNPADANG.COM - Simak dua berita populer Sumbar menarik disajikan kepada pembaca yang tayang dalam 24 jam terakhir di TribunPadang.com.
Ada update Gunung Marapi Sumatera Barat kembali erupsi, Senin (29/4/2024) dini hari. Berdasarkan Laporan Pos PGA Bukittinggi, erupsi terjadi pukul 02.28 WIB.
Warga sekitar sempat mendengarkan dentuman yang keras hingga menggetarkan rumah.
Kemudian ada lagi arus lalu lintas Padang-Bukittinggi diberlakukan buka tutup di kawasan Kelok Hantu, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Senin (29/4/2024).
Kebijakan ini diambil karena adanya kegiatan perbaikan jalan terban di kawasan tersebut.
Untuk mengetahui lebih lengkap simak artiikel berikut:
1. Gunung Marapi Sumbar Erupsi Senin Dini Hari, Warga Dengar Dentuman Keras hingga Rumah Bergetar
Gunung Marapi Sumatera Barat kembali erupsi, Senin (29/4/2024) dini hari. Berdasarkan Laporan Pos PGA Bukittinggi, erupsi terjadi pukul 02.28 WIB.
"Kolom abu teramati dengan ketinggian 1000 meter ke langit. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi 138 detik," jelas petugas Pos PGA Bukittinggi, Teguh Purnomo.
Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Canduang, Rizal mengatakan erupsi disertai dengan bunyi dentuman keras.
"Bunyinya sangat keras, hingga membuat rumah bergetar. Saya yang sedang tertidur saja terbangun karena suaranya," ujar Rizal.
Saat ini status Gunung Marapi masih Level III (Siaga), masyarakat dihimbau agar tetap mematuhi rekomendasi.
Baca juga: Satu Korban Tenggelam di Pantai Air Manis Padang Ditemukan Tengah Malam, Kondisi Meninggal Dunia
Masyarakat di sekitar G. Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) G. Marapi.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh
Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Pemerintah Daerah Kota Bukit Tinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos
Pengamatan G. Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukit Tinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas G. Marapi.
Baca juga: Gunung Marapi Kembali Erupsi Siang Ini, Tinggi Abu Tak Teramati Karena Tertutup Kabut
Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi G. Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia
(www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram).(*)

Arus lalu lintas di kawasan Kelok Hantu, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar diberlakukan buka tutup, Senin (29/4/2024).
Menurut Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Afrizal Sahar, arus lalin diberlakukan buka tutup karena adanya perbaikan jalan yang sebelumnya terban karena banjir lahar dingin.
"Iya benar, saat ini arus lalin sedang diberlakukan buka tutup karena sedang dilanjutkannya pengerjaan jalan yang terban," katanya saat dikonfirmasi.
Afrizal menyebutkan di sekitar lokasi yang merupakan jalur lintas Padang-Bukittinggi itu terjadi kemacetan dengan arus lalin padat merayap.
"Sedikit macet karena buka tutup, tapi arus lalin tetap berjalan padat merayap," katanya.
Baca juga: Pemko Bukittinggi Gelar Nobar Semifinal Piala Asia U23 Indonesia vs Uzbekistan di Simpang Kangkuang
Afrizal mengimbau bagi pengendara yang tidak ingin terjebak kemacetan bisa melewati jalur alternatif yang sudah ditentukan.
"Jika tidak ingin terkena macet, bisa lewat jalur alternatif. Tapi kita tetap mengimbau agar pengendara tetap berhati-hati," imbaunya.(*)
3 Berita Populer Sumbar: Pemko Dirikan Posko Pengaduan Kebakaran, 21 Tahun Merintis Lenyap Seketika |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sumbar: Gapura Roboh di Indarung, Lahan Terbakar, Harga TBS Sawit |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sumbar: Belasan Motor Terjaring Operasi Cipta Kondisi, Tawuran Remaja dan Kebakaran |
![]() |
---|
4 BERITA POPULER SUMBAR: Gubernur Mahyeldi Lantik Sejumlah Kadis & Polemik Pemindahan Honorer Solok |
![]() |
---|
4 BERITA POPULER SUMBAR: Sidang Polisi Tembak Polisi Ditunda dan Warga Segel Kantor Nagari di Pasbar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.