Perampokan di Dharmasraya

Cek Rekaman CCTV, Polisi Buru Dua Perampok Bersenjata Api di Toko Kelontong Dharmasraya

Polisi berbekal rekaman CCTV pastikan buru dua perampok yang satroni pemilik toko kelontong Dharmasraya.

Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Humas Polri
Polisi saat berada di lokasi perampokan toko kelontong di Km 3 Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (30/3/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. 

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA - Polisi berbekal rekaman CCTV pastikan buru dua perampok bersenjata api yang satroni pemilik toko kelontong di Km 3 Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (30/3/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Dharmasraya AKBP Bagus Ikhwan, SIK. MH melalui Kapolsek Pulau Punjung AKP Iin Cendri, menjelaskan menurut keterangan saksi, kedua pelaku datang dengan tiba-tiba dan langsung mengancam korban dengan senjata api jenis revolver. 

"Mereka memaksa korban untuk tidak melawan sambil mengancam akan menembak jika ada perlawanan. Dengan cepat, pelaku mengambil uang dari laci dan meja kasir sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian," katanya lewat keterangan, Selasa (2/4/2024).

Korban, yang tidak bisa berbuat banyak dalam situasi tersebut, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulau Punjung dengan nomor laporan LP/B/16/III/2024/SPKT/Polsek Pulau Punjung Polres Dharmasraya/Polda Sumbar pada hari Minggu (31/3/24) sekitar pukul 13.30 WIB. 

Polisi segera merespons laporan tersebut dan turun langsung ke TKP untuk melakukan penyelidikan.

Baca juga: BRI Prihatin Peristiwa Perampokan Agen BRILink di Dharmasraya, Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Iin Cendri menyatakan bahwa Polsek Pulau Punjung sedang melakukan penyelidikan intensif bersama tim dari Polres Dharmasraya untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mendapatkan petunjuk yang lebih jelas.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya Polres Dharmasraya bersama polsek Pulau Punjung masih terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. 

“Kami sedang mendalami kedua pelaku dan berusaha memastikan keberadaan mereka,” ujarnya.

Perampokan tersebut menyebabkan kerugian bagi pemilik warung senilai lebih dari Rp 80 juta.

Baca juga: Pasca Ungkap Kasus Perampokan, Polda Sumbar Imbau Pedagang Emas Minta Dikawal Polisi saat Pulang

Perampokan bersenjata api viral di media sosial pada toko kelontong di Km 3 Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (30/3/2024).
Perampokan bersenjata api viral di media sosial pada toko kelontong di Km 3 Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (30/3/2024). (Ig Info Dharmasraya)

“Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan kepada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Bagus Ikhwan, menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat Dharmasraya untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan tindakan kriminal di lingkungan sekitar. 

Kasus perampokan bersenjata yang baru-baru ini terjadi menjadi peringatan bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan.

Jika ada informasi atau kecurigaan terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah tempat tinggal atau usaha, segera laporkan ke pihak berwenang untuk tindakan lebih lanjut. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

“Mari kita bersatu dan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi kita semua. Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, aksi perampokan bersenjata api viral di media sosial sasar pemilik toko kelontong dan pelayanan BRI Link di Km 3 Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (30/3/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam video yang beredar di media sosial InfoDharmasraya terlihat korban sedang melakukan aktivitas jual beli dagang di tokonya.

Tidak berapa lama datang dua orang pelaku masuk secara brutal dan menodongkan senjata api jenis pistol kepada korban.

Baca juga: Perampok Sadis Bersenjata Api Ditangkap di Riau, Pernah Beraksi di Bukittinggi dan Agam

Kemudian seorang pelaku yang menggunakan sebo warna hitam melompat ke meja kasir dan mengambil uang yang di dalam meja kasir tersebut dengan menggunakan tas hitam.

Setelah mendapatkan uang milik korban, dua orang pelaku melarikan diri dari tempat kejadian peristiwa perampokan.

Diketahui pemilik toko kelontong bernama Ahmad Bonjovi (33) warga Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung.

Baca juga: Perampok yang Beraksi di Solok dan Padang Pariaman Ditangkap di Riau, Tewas dalam Baku Tembak

Kapolsek Pulau Punjung, Iptu Iin Cenderi membenarkan adanya kejadian tersebut yang sudah masuk di Polsek Pulau Punjung.

“Saat ini pihak kami sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku,” jelasnya saat dihubungi, Minggu (31/3/2024).

Kerugian akibat perampokan itu ditaksir sekitar Rp50 Juta. 

BRI Prihatin

Pemimpin Cabang BRI Dharmasraya Anang Sigit Harwanto merespons terkait dengan adanya pemberitaan mengenai perampokan Agen BRILink.

"BRI turut prihatin atas kejadian yang menimpa Agen Brilink Ahmad Bonjovi di Km 3 Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya," katanya lewat keterangan resmi, Senin (1/4/2024).

Dia menjelaskan, agen BRILink merupakan mitra keagenan resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang menjalankan kegiatan layanan jasa perbankan dengan menggunakan perangkat yang difasilitasi oleh BRI.

Dengan adanya kerja sama yang terjalin antara BRI dan Agen BRILink, maka BRI berkomitmen untuk senantiasa memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh nasabah dalam menjalankan transaksi perbankan, baik di Unit Kerja BRI maupun di Agen BRILink seluruh Indonesia.

BRI juga menurut Anang terus melakukan edukasi kepada Agen BRILink mengenai cara menjaga keamanan dalam operasional dan transaksi, disamping para agen harus terus waspada terhadap potensi kejahatan.

"BRI menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak berwajib guna menyelesaikan kejadian tersebut melalui saluran hukum dan berharap pelaku dapat segera ditangkap," harapnya..

BRI kata dia juga berkomitmen untuk senantiasa memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh nasabah dalam menjalankan transaksi perbankan, baik di Unit Kerja BRI maupun di Agen BRILink. (*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved