Literasi Digital Pasbar

Dorong Industri Kelapa Sawit, Siswa MAN 2 Pasaman Barat Ciptakan RAKS

Pada zaman modern seperti sekarang ini perkembangan teknologi tak dapat dipungkiri memberikan pengaruh yang signifikan dalam berbagai lini kehidupan..

Tayang:
Editor: Fuadi Zikri
Nurhidayah
Robotics Assistant Kebun Sawit (RAKS), Robot karya tim Robotik MAN 2 Pasaman Barat yang dirancang untuk “pitri” (p3) pemanen, penginspeksi dan perawatan kebun sawit. 

Oleh Nurhidayah, Siswi MAN 2 Pasaman Barat.

 

Pada zaman modern seperti sekarang ini perkembangan teknologi tak dapat dipungkiri memberikan pengaruh yang signifikan dalam berbagai lini kehidupan manusia.

Kecanggihan teknologi dibidang robotika dan otomatisasi di era 4.0 ini tentunya sangat membantu mempermudah segala aktivitas dan pekerjaan manusia.

Begitu banyak kita lihat terobosan yang diciptakan manusia dalam membantu mempermudah pekerjaannya baik dalam kehidupan rumah tangga, industri, pendidikan, kesehatan, pelayan publik dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, empat orang siswa MAN 2 Pasaman Barat mencoba untuk membuat sebuah inovasi baru di bidang robotika dengan melihat keadaan di sekitar mereka.

Seharian mereka terus mencoba memikirkan terobosan yang kiranya dapat bermanfaat bagi daerah sekitar mereka terutama bagi kehidupan mereka pribadi.

Kata kunci dari pemikiran tersebut adalah “Pasaman barat” dan “ekonomi”. Bagaimana caranya untuk membantu masyarakat dalam segi ekonomi di daerah tempat tinggal mereka yaitu Pasaman Barat dengan menggunakan sedikitnya ilmu robotika yang mereka punya.

Dari perhitungan kontribusi PDRB, sub sektor yang paling banyak berperan dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Pasaman Barat adalah sub sektor pertanian.

Berkembangnya komoditas perkebunan secara otomatis akan mempengaruhi tingkat pendapatan masyarakat suatu daerah dan juga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). 

Sumbangan PDRB dari tanaman perkebunan dapat diandalkan dan secara realita pembangunan perkebunan mempunyai dampak yang jelas terhadap peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Pasaman Barat.

Kabupaten Pasaman Barat memiliki potensi yang besar dalam pengembangan komoditas kelapa sawit karena didukung oleh letak geografis, keadaan iklim dan areal yang luas dan subur.

Menurut Direktorat Jenderal Perkebunan, Kabupaten Pasaman Barat memiliki luas areal perkebunan sawit terbesar di Sumatera Barat dengan luas 163.438 Ha dan produksi sawit terbesar dengan jumlah produksi sebesar 2.378.850,45 ton sehingga Kabupaten Pasaman Barat merupakan sentra pengembangan komoditas kelapa sawit di Sumatera Barat.

Dalam hal ini tim Robotik MAN 2 Pasaman Barat sangat antusias untuk mewujudkan pemikiran mereka tersebut menjadi sesuatu yang nyata dan tentunya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Pasaman Barat, Dr. Suardi, M.Ag mendukung secara penuh kegiatan robotik para siswa dengan menyediakan komponen-komponen yang dibutuhkan serta menanggung seluruh biaya operasional pembuatan robot.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved