Kabupaten Pasaman Barat

Pendangkalan Muara Sungai Batang Sikabau Air Bangis Terus Bertambah, Nelayan Harap Pengerukan

Pendangkalan yang terjadi di Muara Sungai Batang Sikabau Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat menjadi salah satu hal yang ...

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Ahmad Romi
Penampakan kondisi Muara Sungai Batang Sikabau di Air Bangis, Pasaman Barat, Minggu (11/2/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Pendangkalan yang terjadi di Muara Sungai Batang Sikabau Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Karena akibat hal itu nelayan di Air Bangis menjadi sulit untuk melaut terutama ketika pasang surut.

“Ketika pasang surut kapal-kapal nelayan tidak bisa melaut dan begitu juga dengan kapan yang akan berlabuh sulit karena air dangkal,” kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pasaman Barat, Darnil kepada TribunPadang.com saat ditemui di Air Bangis, Minggu (11/2/2024) kemarin.

Baca juga: Bocah Usia 12 Tahun yang Tenggelam di Muara Maligi Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

Ia mengatakan bahwa keluhan itu juga sudah disampaikan kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dengan menyuratinya secara resmi namun hal itu belum ada tanggapan.

“Kami berharap agar dilakukan pengerukan terhadap Muara Air Bangis ini. Karena takutnya nanti apabila hal ini terus dibiarkan, tentu akan banyak nelayan kami yang tidak bisa melaut dikarenakan kapalnya tersangkut,” ujarnya.

Menurut Darnil, sedikitnya ada sekitar 200 unit kapal nelayan yang bersandar di Muara Sungai Batang Sikabau dan muara ini juga merupakan satu-satunya akses bongkar muat barang dan penumpang yang hendak menuju ke Pulau Panjang ataupun sebaliknya.

“Di Muara ini juga satu-satunya akses dermaga yang selalu digunakan oleh masyarakat Pulau Panjang ataupun wisatawan yang hendak berwisata ke Pulau Panjang dan Pulau Pigago atau bahkan ke Teluk Tapang,” sebutnya.

Tentu apabila hal ini terus dibiarkan akan sangat besar dampaknya terhadap kesejahteraan nelayan.

“Oleh karena itu kami sangat berharap agar kiranya pemerintah daerah dapat membantu memfasilitasinya ke pemerintah provinsi agar hal ini dijadikan perhatian utama, karena ini dampaknya terhadap kesejahteraan hidup para nelayan,” pungkasnya.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved