Kabupaten Pasaman Barat

Tradisi Makan Bajamba Meriahkan Puncak Peringatan HUT Ke-20 Kabupaten Pasaman Barat

Tradisi makan bajamba (Makan Bersama) menjadi Puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasaman Barat ke 20 tahun 2024.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Ahmad Romi
Kegiatan Maarak Jamba dalam rangka HUT Pasaman Barat, Minggu (8/1/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Tradisi makan bajamba (Makan Bersama) menjadi Puncak acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasaman Barat ke 20 tahun 2024. Kegiatan ini dilakukan setelah pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Makan bajamba ini dilaksanakan di Balairung Pusako Anak Nagari yang diikuti sekitar 1.500 orang yang terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten, Anggota DPRD, Ninik Mamak, Bundo Kandung, Pemerintah Kecamatan, Nagari, BUMN, BUMD dan Tamu Undangan Lainnya.

Kegiatan yang diawali dengan ma arak Jamba atau membawa bersama jamuan makan ini dimulai dari Halaman Kantor Bappelitbangda menuju Kantor Bupati dan telah ditunggu oleh rombongan Pejabat Pemerintah Daerah berserta tamu kebesaran lainnya yang kemudian disambut dengan silat gelombang sebagai sebuah tradisi Minangkabau.

Setelah itu, rombongan kemudian menuju Balairung Pusako Anak Nagari yang berada di belakang Rumah Dinas Bupati setempat.

Makan bajamba dimulai dengan petatah petitih Minangkabau oleh tokoh adat dan baru kemudian dilanjutkan dengan makan bersama.

Baca juga: 3 Poin Penting yang Disampaikan Sekda Hansastri saat Beri Sambutan pada HUT ke-20 Pasaman Barat

Bupati Hamsuardi mengatakan bahwa salah satu tujuan makan bajamba atau makan duduk bersama itu adalah memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan status sosial.

“Disini kita melihat tidak ada status sosial yang muncul. Dimana semua kita makan dengan tempat yang sama, makanan yang dimakan juga sama jenisnya, begitu juga dengan hidangannya,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Yunisra Syahiran mengatakan bahwa makan bajamba ini bertujuan untuk mempersatukan seluruh unsur yang ada di Pasaman Barat sehingga semakin terjalin keakraban satu sama lain.

“Melalui kegiatan ini juga terjalin silaturahim yang semakin akrab. Begitu juga dengan masyarakat kita yang ada di nagari-nagari, mereka membawa hasil masakan khas daerahnya masing-masing untuk kemudian dinikmati bersama dalam momen ini,” ujarnya saat diwawancarai tribunpadang.com di Simpang Empat, Minggu (7/1/2024) kemarin.

Ditambahkan Ketua DPRD Pasaman Barat, Erianto bahwa tradisi makan bajamba yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat setiap peringatan Hari Jadi Pasaman Barat ini dimulai sejak masa kepemimpinan Bupati Almarhum Syahiran.

Baca juga: Rapat Paripurna Istimewa DPRD HUT ke-20 Pasaman Barat Dihadiri Sejumlah Pejabat dan Tokoh

Dimana Almarhum merupakan Bupati Pertama Kabupaten Pasaman Barat yang saat itu berpasangan dengan Wakil Bupati Risnawanto.

“Ini dimulai sejak awal masa jabatan Bupati Syahiran dan Risnawanto yang hingga hari ini masih terus dilestarikan dan menjadi sebuah tradisi di Kabupaten Pasaman Barat,” ungkapnya.

Peserta yang ikut dalam kegiatan maarak Jamba ini menggunakan pakaian adat se nusantara, tidak hanya pakaian adat Minangkabau melainkan dari seluruh wilayah nusantara.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved