Gunung Marapi Erupsi

Dua Korban Erupsi Gunung Marapi Dirawat di RSUP M Djamil Padang, Kena Luka Bakar 40 Persen

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Kota Padang tengah merawat dua korban erupsi Gunung Marapi.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Sejumlah armada ambulans disiagakan di Pos Pendakian Batu Palano untuk membawa korban erupsi Gunung Marapi Agam Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (5/12/2023) siang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Kota Padang tengah merawat dua korban erupsi Gunung Marapi.

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Dr M Djamil. dr Bestari Jaka Budiman mengatakan, pihaknya sudah menerima dua pasien korban erupsi gunung Marapi pada Senin (5/12/2023) malam pukul 21.00 WIB dengan inisial Z perempuan umur 18 tahun.

Lalu selang satu setengah jam berikutnya, datang pasien laki-laki umur 17 tahun. Mereka warga Padang, Kuranji yang dirujuk dari rumah sakit Ahmad Moctar, Bukittinggi. 

"Saat ini ada 2 pasien rujukan dari RSAM Bukittinggi, wanita 18 tahun dan laki laki 17 tahun, kondisi stabil, dengan luka bakar 40 persen dan 30 persen, dirawat oleh dokter bedah plastik," kata dr Bestari Jaka Budiman, Selasa (5/12/2023).

dr Bestari Jaka Budiman menambahkan, kondisi pasien stabil. Tidak perlu tindakan hanya perawatan, ganti perban dan mandi saja.  

Baca juga: Anak dan Ibu Asal Lubuk Minturun Padang jadi Korban Tewas Erupsi Gunung Marapi

Meskipun begitu, pihaknya menjaga-jaga kalau terjadi permasalah saluran pernafasan untuk luka bakar.

"Tapi kalau tidak kita rawat, kita punya ruang rawat luka bakar. Kita ganti perban dan mandi. Dokter yang bertanggung jawab dokter bedah plastik sudah melihat, yang satu 41 persen yang satu 31 persen. Kondisinya membaik sepertinya," kata Bestari. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved