Gunung Marapi Erupsi
Anak dan Ibu Asal Lubuk Minturun Padang jadi Korban Tewas Erupsi Gunung Marapi
Anak dan ibu asal Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dilaporkan menjadi korban erupsi Gunung Marapi, Selasa (5/12/2023).
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Anak dan ibu asal Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dilaporkan menjadi korban erupsi Gunung Marapi, Selasa (5/12/2023).
Pantauan TribunPadang.com terlihat di Pos 1 Jalur Via Batu Palano terlihat dipenuhi oleh petugas dan pihak keluarga dari korban.
Korban dari erupsi Gunung Marapi ini adalah masyarakat yang tengah melakukan pendakian di Gunung Marapi.
Camat Koto Tangah, Darmalis, mengatakan bahwa ada dua orang warganya menjadi korban dari kejadian erupsi Gunung Marapi.
"Iya ada warga kita, yaitu anak dan ibunya," kata Darmalis, melelui sambungan telfon.
Ia mengatakan, anak dan ibunya ini merupakan warga Tabak Batu Sungai Lareh, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.
"Korban bernama Wahlul Alde Putra yang berusia 19 tahun dan ibunya bernama Novita Intan Sari," kata Darmalis.
Darmalis mengatakan bahwa untuk kondisi korban belum diketahui.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Situasi-di-Pos-1-Jalur-Via-Batu-Palano-ya.jpg)