Kabupaten Solok Selatan

Momentum Hari Kesehatan Nasional, Pemkab Solsel Suguhkan Penyuluhan dan Pelayanan Kesehatan

Pemkab Solsel gelar penyuluhan dan pelayanan kesehatan di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Minggu (12/11/2023).

Tayang:
Penulis: rilis biz | Editor: Emil Mahmud
IST
Pemkab Solsel gelar penyuluhan dan pelayanan kesehatan di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Minggu (12/11/2023). 

BERTEPATAN dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tanggal 22 November 2023, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar penyuluhan dan pelayanan kesehatan.

Tak tanggung-tangung, momen istimewa ini menghadirkan pelayanan tujuh dokter spesialis dan penyuluhan program SADARI alias Periksa Payudara Sendiri dan edukasi tentang serba serbi donor darah.

Bupati H Khairunas turut menyampaikam ucapan terima kasih kepada seluruh OPD dan masyarakat Solok Selatan yang turut hadir meramaikan kegiatan Car Free Day (CFD) dalam rangka hari kesehatan nasional ini.

"Hari ini kita membuktikan pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat," kata Khairunas di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Minggu, (12/11/2023).

Khairunas menjelaskan bahwa ini adalah upaya pemerintah kabupaten mendukung program Indonesia maju, yakni pelayanan kesehatan melalui infanteri kesehatan.

Baca juga: Pemkab Solsel Serahkan, Dana Hibah Pilkada 2024 Sebesar Rp 23 Miliar

Dia juga berharap kepada seluruh pihak, petugas kesehatan, untuk bekerja supertim, mensosialisasikan program kesehatan kepada masyarakat, termasuk guru guru, para camat, semua harus terlibat.

Khairunas juga menyebut ada sebanyak delapan belas tenaga dokter spesialis di Solok Selatan.

"Kita harus bekerja totalitas untuk masyarakat Solok Selatan. Mari kita bekerja bersama-sama, lakukan dengan sepenuh hati dan keikhlasan, maka kesuksesan pasti datang," urai Khairunas.

Kemudian dalam penyuluhan kesehatan oleh dr. Ade, ahli patologi anatomi RSUD Solok Selatan perlu mengenali penyakit atas perubahan sel. Karena tubuh terdiri dari organ, jaringan yang menyusun organ serta sel-sel.

"Perubahan organ, Seperti kanker payudaya perlu diketahui sejak dini," katanya.

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi ASN, Pemkab Solsel Gelar Diklat PBJP

Melalui gerakan SADARI atau Periksa Payudara Sendiri, upaya mandiri yang dapat dilakukan seperti mengecek perubahan bentuk payudaya, perubahan kulit payudara, serta pemeriksaan ini juga bisa dilakukan dengan menggerakan tangan.

Untuk itu, dia berharap pentingnya kesadaran kesehatan sejak dini. Tidak hanya bagi orang dewasa, bagi anak sekolah juga bisa melakukan gerakan SADARI ini.

Dari data, penyakit kanker payudaya adalah penyakit terbanyak di dunia, termasuk di Solok Selatan.

Lebih lanjutbdia menjelaskan kenapa kanker payudaya sangat banyak, salah satu penyebabnya karena masyarakat belum tau gejala awal dari kanker ini.

"Kebanyakan pasien datang ke RSUD karena sudah stadium lanjut. Namun jika ditemukan pada stadium awal, maka akan dapat ditangani lebih baik," jelasnya.

Baca juga: Jadwal Kampanye 28 November, Bawaslu Solok Selatan Minta Atribut Kampanye Terpasang Diturunkan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved