Kota Padang
Antisipasi TBC, Rutan Padang Laksanakan Skrining Metode Rontgen Dada bagi Seluruh Warga Binaan
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang menggelar kegiatan Active Case Finding (ACF) Penyakit Tuberkulosis (TBC)
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang menggelar kegiatan Active Case Finding (ACF) Penyakit Tuberkulosis (TBC) melalui skrining gejala dan intervensi dada terhadap seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rabu (8/11/2023).
Skrining gejala dan intervensi rontgen dada tersebut menggunakan metode intervensi Chest X Ray (rontgen dada), dilakukan oleh tim kesehatan gabungan dari Dirjen Pemasyarakatan yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beserta tim medis Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Padang.
Kegiatan skrining gejala dan intervensi dada merupakan program dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan berlangsung di 374 Lapas, Rutan, LPKA dan 33 Kantor Wilayah Kemenkumham RI.
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama lima hari yang diikuti oleh seluruh warga binaan pemasyarakatan Rutan Padang yang berjumlah 864 orang.
Baca juga: Gantikan Muhammad Mehdi, Welli Resmi Duduki Kursi Kepala Rutan Padang, Ini Pesan Kanwil Kemenkumham
Kegiatan Skrining dilaksanakan dengan mengambil rontgen dada.
Selanjutnya apabila ditemukan ada WBP yang hasil Rontgennya mengindikasikan adanya infeksi TBC, maka akan dilakukan pemeriksaan dahak dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang dilaksanakan oleh Fasyankes setempat.
Pada hari pertama ini, pelaksanaan skrining diikuti oleh 200 tahanan dengan hasil 147 orang tidak bergejala TBC dan 53 orang menunjukkan gejala yang perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan dahak.
Baca juga: Tingkatkan Pemahaman Agama Warga Binaan, Rutan Padang Kerjasama dengan Kemenag
Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Welli, mengucapkan terima kasih kepada Kemenkes yang sudah bekerjasama dengan Ditjen Pas dan mensukseskan kegiatan ini.
"Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada pihak Kemenkes bekerja sama dengan Ditjenpas yang sudah menyukseskan kegiatan ini," kata Welli.
Welli mengatakan, kegiatan ini memang perlu dilaksanakan mengingat Rutan merupakan tempat dengan risiko penularan penyakit TBC-nya tinggi.
Sebelumnya, Rutan Padang sudah melaksanakan skrining awal wawancara kepada seluruh WBP Rutan Padang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Rumah-Tahanan-Negara-Rutan-Kelas-IIB-Padang-menggelar-kegiatan-Active-Case-Finding-ACF.jpg)