Sumatera Barat
Sumbar Masuki Musim Penghujan, BMKG Ingatkan Waspada Bencana Banjir dan Tanah Longsor
BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Pariaman mencatat, sebagian besar wilayah Sumatera Barat mulai diguyur hujan beberapa waktu belakangan.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Pariaman mencatat, sebagian besar wilayah Sumatera Barat mulai diguyur hujan beberapa waktu belakangan.
Diketahui, sudah berbulan-bulan sejumlah wilayah di Sumatera Barat dilanda kemarau. Selama itu hujan jarang turun dan menyebabkan kekeringan.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Minangkabau, Yudha Nugraha mengatakan, hal ini sejalan bahwa wilayah Sumatera Barat sudah memasuki musim hujan pada bulan September-Oktober.
Menurutnya, puncak musim hujan akan terjadi di akhir November hingga awal Desember.
Hal ini terjadi akibat perubahan pola angin dari tenggara menjadi musim angin Barat yang bersifat basah dan membawa uap air.
"Sehingga potensi hujan di Sumbar cenderung meningkat," ujar Yudha Nugraha, Jumat (3/11/2023)
Jelang puncak musim hujan, Yudha Nugraha, mengingatkan kewaspadaan akan potensi bencana yang ditimbulkan seperti banjir, angin kencang, dan pohon tumbang.
Baca juga: Musim Hujan, PKL di Kawasan Taman Kota Muaro Sijunjung Keluhkan Omzet Turun
Menurutnya, baik pemerintah maupun masyarakat perlu kembali menyiapkan langkah-langkah mitigasi saat musim hujan.
"seperti menebang pohon-pohon yang terlihat lapuk, menjaga saluran air agar tidak terhambat, serta kebersihan lingkungan," katanya.
________________
Baca berita TribunPadang.com terbaru di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ilustrasi-hujan-TribunPadangcom.jpg)