Nama Latin Kukang, Hewan Terlihat Menggemaskan Ternyata Miliki Racun Berbahaya
Kukang mempunyai nama latin Nycticebus. Kukang merupakan hewan primata yang bergerak dengan lamban.
TRIBUNPADANG.COM - Kukang mempunyai nama latin Nycticebus. Kukang merupakan hewan primata yang bergerak dengan lamban.
Kukang termasuk kedalam golongan primata primitif nokturnal, yaitu jenis hewan yang lebih banyak beraktivitas ketika malam hari dan tidur di siang hari.
Dilansir dari grid.id, kukang menghabiskan waktunya di ketinggian, pada cabang pohon dalam hutan, sehingga kukang disebut sebagai satwa arboreal dan hidup secara soliter serta penyendiri.
Kukang memiliki tubuh yang kekar dengan ukuran kecil, memiliki ekor yang sangat pendek serta kepala bulat, moncongnya mancung serta meruncing dan matanya besar.
Kukang memiliki rambut tubuh yang lebat dan halus dengan warna beragam. Ada warna kelabu keputihan, kecoklatan hingga kehitam-hitaman.
Baca juga: Nama Latin Udang, Miliki Banyak Manfaat saat Dikonsumsi, Bisa Tingkatkan Kesehatan Jantung
Pada punggung terdapat garis cokelat melintang dari belakang hingga dahi, lalu bercabang ke dasar telinga dan mata.
Kukang memiliki sifat yang pemalu. Bila mencarinya di malam hari, kukang akan terlihat malu-malu saat terkena sorot sinar dari senter atau pantulan cahaya apapun.
Meskipun memiliki wajah yang lucu, gigitan kukang memiliki bisa.
Hal ini biasanya bisa kukang didapat ketika menjilati sejenis cairan pada kalenjar dan kandungan bisa diaktifkan ketika bercampur dengan ludah.
Gigitan bisa tersebut berguna untuk membuat jera kepada pemangsanya serta berguna unttk melindungi bayi kukang denga cara menyapukan bisa pada rambut anaknya.
Meskipun dikenal dengan gerak lamban, faktanya, gerakan lambat kukang tersebut dikaitkan dengan makanan mereka.
Baca juga: Nama Latin Kunyit, Umbi-umbian yang Dapat Ringankan Depresi, Antikanker dan Antiracun
Makanan kukang adalah dedaunan, yang rendah kalori dan tidak mudah dicerna, sehingga gaya hidup kukang di atas pohon dan gerakan lambatnya, seakan dirancang untuk menghemat energi.
Banyak orang berpikir bahwa gerakan kukang yang sangat lambat akan membuatnya sering dalam kondisi terancam, terutama saat menghadapi pemangsa.
Tapi, kukang hidup di hutan tropis dataran rendah Amerika Selatan dan Tengah, dimana mereka selalu berada di pohon yang tinggi untuk berjemur, beristirahat, atau memakan daun.
Gerakan lambat kukang justru tidak menarik banyak perhatian dari pemangsa di bawah, karena jaguar dan hewan karnivora lainnya sering kali merupakan pemangsa visual yang memperhatikan gerakan mangsanya.
Kukang merupakan hewan pintar. Kukang akan memisahkan kulit dan bijinya sebelum ia makan. kukang juga hanya akan makan buah yang benar-benar matang dan terasa manis di lidah.(Maisa Putri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/BKSDA-Kunkang.jpg)