Mengenal Belalang, Serangga Herbivora Berperan Jaga Ekosistem, Bisa jadi Santapan Gurih

Hewan dengan nama latin Caelifra termasuk dalam hewan invertevrata yang berarti tidak memiliki tulang belakang.

|
Editor: Rahmadi
Kompas.com
Belalang merupakan serangga herbivora yang termasuk golongan ordo orthoptera. 

TRIBUNPADANG.COM - Belalang merupakan serangga herbivora yang termasuk golongan ordo orthoptera.

Hewan dengan nama latin Caelifra termasuk dalam hewan invertevrata yang berarti tidak memiliki tulang belakang.

Caelifra memiliki sistem pencernaan, pernapasan, sistem peredaran darah, dan struktur morfologi yang sederhana. Serangga ini umumnya bersayap, meski sayapnya kadang tidak bisa digunakan untuk terbang.

Umumnya, belalang betina lebih besar dari belalang jantan. Caelifra lebih menyukai tempat yang lembab dengan banyak rumput serta tanaman rendah lainnya. 

Walaupun belalang lainnya banyak hidup di hutan belantara, namun mereka akan tetap memilih hidup di tebing, tanah, bebatuan lembab yang berlumut karena mereka mengkonsumsi lumut.

Terdapat beberapa jenis belalang yang dikenal di Indonesia, seperti belalang kayu, belalang sembah, belalang ranting, dan belalang daun.

Baca juga: Nama Latin Bawang Merah, Bumbu Masak Miliki Banyak Manfaat, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh

Faktanya, belalang berperan penting dalam menjaga ekosistem hutan karena di alam belalang berperan sebagai pemakan bangkai, pengurai material organik nabati dan hewani.

Uniknya, belalang bisa dijadikan untuk santapan. Banyak cara untuk mengolah belalang ini, salah satunya dengan cara di goreng. Belalang yang biasa di goreng yaitu belalang kayu dan belalang padi yang bisa menjadi hama perusak tanaman. 

Belalang goreng banyak kita jumpai di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Masyarakat disana mengolah belalang, lalu menjualnya dengan 3 varian rasa, yaitu rasa gurih, pedas, dan manis. Biasanya para penjual belalang goreng ini mematok harga per toplesnya 18-20 ribu. Harga yang cukup terjangkau bukan?

Dilansir dari grid.id belalang merupakan salah satu jenis serangga yang bisa bertahan hidup hingga 250 juta tahun. Salah satu alasan belalang bisa bertahan hidup selama itu adalah kemampuannya beradaptasi terhadap lingkungan. Kemampuan beradaptasi tersebut didukung oleh organ gerak belalang yang memiliki fungsi istimewa.(Maisa Putri)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved