Kabupaten Mentawai

Detik-Detik Kapal Kargo Terbakar di Perairan Menuju Mentawai, 8 Orang Langsung Terjun ke Laut

Kapal kargo pembawa bahan makanan terbakar, sehingga membuat penumpangnya terombang ambing di lautan Kabupaten Mentawai,

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
istimewa
Proses penyelamatan penumpang kapal kargo terbakar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat, Kamis (21/9/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, MENTAWAI - Kapal kargo pembawa bahan makanan terbakar, sehingga mengakibatkan penumpangnya terombang ambing di lautan Kabupaten Mentawai, Kamis (21/9/2023).

Peristiwa kebakaran kapal ini terjadi tepatnya di perairan mendekati Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai atau pada koordinat 01.47°.429.100.00.224.

Beruntung ada kapal bagan nelayan yang ada di sekitar lokasi kejadian dan mendapatkan informasi adanya kapal terbakar dari radio.

Anak buah kapal bagan milik nelayan dari Surantih ini pun berusaha mendekati kapal yang sedang terbakar.

Selanjutnya, menemukan penumpang kapal kargo dalam kondisi terombang-ambing di lautan dengan pelampung.

Kasat Polairud Polres Mentawai, AKP Jon Fitri, mengatakan semua korban yang ada di atas kapal berhasil diselamatkan.

Baca juga: Sempat Ditutup, Pencarian Kapal Hilang di Pessel Kembali Dilanjutkan Atas Permintaan Keluarga Korban

"Kapal kargo ini terbakar pukul 01.00 WIB dini hari," kata AKP Jon Fitri, Jumat (22/9/2023).

Kapal kargo ini mengangkut bahan berupa semen, beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainya.

"Awalnya kapal kargo ini bertolak dari Pelabuhan Muara Padang menuju Mentawai pada Rabu tanggal 20 September 2023," kata AKP Jon Fitri.

Setelah melakukan perjalanan selama 2 jam, kapal diterjang cuaca buruk saat berlayar.

"Kapal ini sempat mencari perlindungan di sekitar perairan Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan.

Setelah cuaca membaik, Nahkoda Kapal melanjutkan perjalanannya menuju Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai," kata AKP Jon Fitri.

Baca juga: Sudah Sepekan Kapal Hilang Kontak di Pesisir Selatan Belum Ditemukan, 2 Orang Penumpang Terus Dicari

Setelah berlayar selama 8 jam, kamar mesin kapal digenangi air sehingga dikuras dengan menggunakan mesin penguras air.

Diduga terjadi korsleting pada mesin penguras air, sehingga memunculkan percikan api yang membuat terbakarnya ruang kamar mesin.

Kejadian ini membuat Nahkoda dan anak buah kapal (ABK) sebanyak tujuh orang merasa panik.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved