Ruangan Bupati Padang Pariaman Disegel

BREAKING NEWS: Ruangan Bupati dan Sekda Padang Pariaman Disegel Masyarakat

Sekelompok masyarakat menyegel ruangan Bupati dan Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (31/7/2023). Masyarakat itu menyebut dir...

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Pintu masuk ruangan Bupati Padang Pariaman yang disegel masyarakat, Senin (31/7/2023). Terlihat selembar kertas ditempelkan di pintu masuk dengan tulisan "disegel masyarakat pemilik tanah". 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Sekelompok masyarakat menyegel ruangan Bupati dan Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (31/7/2023).

Masyarakat itu menyebut dirinya sebagai pemilik tanah Ibu Kota Kabupaten Padang Pariaman

Aksi penyegelan ini dilakukan setelah puluhan masyarakat itu datang sejak pukul 09.00 WIB ke Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin (31/7/2023).

Baca juga: Jika Tak Ada Kejelasan Tapal Batas Tanah IKK, Masyarakat Ancam Segel Kantor Bupati Padang Pariaman

Mereka datang untuk meminta kepastian terkait janji yang telah disampaikan pada aksi demonstrasi yang mereka lakukan pekan lalu.

"Pekan lalu kami sudah lakukan demonstrasi, pemerintah berjanji akan melakukan pengukuran tapal batas sesuai notulensi rapat, tapi kenyataannya tidak terwujud," ujar seorang masyarakat, Hendra.

Ia menuturkan, sebelum penyegelan dilakukan pihaknya telah menunggu bupati atau perwakilannya untuk menemui mereka.

BREAKING NEWS: Ruangan Bupati dan Sekda Padang Pariaman Disegel
Pintu masuk ruangan Bupati Padang Pariaman yang disegel masyarakat, Senin (31/7/2023). Terlihat selembar kertas ditempelkan di pintu masuk dengan tulisan "disegel masyarakat pemilik tanah". (Istimewa)

Namun, kata Hendra, setelah lebih satu setengah jam menunggu masyarakat yang tidak kunjung ditemui, sehingga masuk ke dalam kantor.

Hendra mengaku penyegelan tersebut adalah bentuk kemarahan masyarakat atas janji-janji pemerintah.

Penyegelan ruangan bupati dan sekda ini akan terus berlangsung sampai ada pihak pemerintah menemui masyarakat.

Baca juga: Belasan Tahun Menuntut, Masyarakat Minta Kejelasan Tapal Batas Tanah IKK Padang Pariaman

Mereka berharap tidak ada lagi janji-janji dan langsung dilakukan pengukuran tapal batas tanah IKK dan masyarakat. 

Pantauan TribunPadang.com, tampak masyarakat menempelkan secarik kertas bertuliskan "disegel masyarakat pemilik tanah" di pintu masuk ruangan bupati.

Selembar kertas dengan tulisan yang sama juga ditempelkan di ruangan Sekda.

________________
Baca berita TribunPadang.com terbaru di Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved