Lirik Sholawat

Lirik Sholawat Adrikni Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan

Arti lirik sholawat Adrikni mengandung pujian-pujian untuk kekasih Allah, yakni Nabi Muhammad SAW.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Ilustrasi Sholawat
Arti lirik sholawat Adrikni mengandung pujian-pujian untuk kekasih Allah, yakni Nabi Muhammad SAW. 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut lirik sholawat Adrikni lengkap tulisan Arab, latin dan terjemahan.

Arti lirik sholawat Adrikni mengandung pujian-pujian untuk kekasih Allah, yakni Nabi Muhammad SAW.

Melansir akun YouTube NU, berikut bacaan Sholawat Adrikni dan artinya yang disampaikan oleh KH Achmad Chalwani.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَـدْ ضَاقَتْ حِيْلَــتِى أَدْرِكْـنِى يَا اللّـهِ يَا رَسُوْلَ اللّـهِ

Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa muhammadin qod'dhoo qot hiilatii ad'riknii yaaallahi yaa rasuulallahi.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, sungguh sempit upayaku, tolonglah aku, wahai Rasulullah."

Baca juga: Lirik Sholawat Thohirul Qolbi Doa untuk Nabi Muhammad SAW Lengkap Tulisan Arab, Latin, & Terjemahan

Dalam ceramah KH Achmad Chalwani dijelaskan Sholawat Adrikni dapat dibaca 77 kali ketika sedang suntuk dengan urusan dunia, atau juga bisa dibaca 313 kali ketika kondisi suntuk sangat parah.

Keutamaan Membaca Sholawat

Pertama, dikabulkan doanya. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki." (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Kedua, dijanjikan pahala berlipat. Rasuullah SAW bersabda: "Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

Ketiga, diangkat derajatnya. “Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula'." (HR Ahmad).

Keempat, dikumpulkan di surga bersama Nabi. Rasulullah SAW bersabda: "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (HR Tirmidzi). Kelima, mendapatkan syafaat Nabi. Dari Abdullah bin Umar, dia mendegar Rasulllah SAW bersabda: "Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat." (HR Muslim).

(Surya.co.id)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved