Citizen Journalism
Kisah Inspiratif: Refa Juara 1 Pilmapres Nasional: Berbagi Tips Motivasi Mahasiswa
DALAM dunia perkuliahan, mengukir prestasi menjadi salah satu goal bagi mahasiswa. Banyak peluang prestasi yang bisa diraih berdasarkan keahlian masin
Siapa mahasiswa Unand yang tidak kenal dengan Refa. Gelarnya sebagai Mawapres 1 Nasional sudah melekat pada dirinya di Universitas Andalas.
Mimpinya menjadi Mahasiswa Berprestasi sudah ada sejak awal kuliah ketika ia melaksanakan Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI) Universitas Andalas Tahun 2018.
“Pada waktu itu, melihat ada Penganugerahan Mahasiswa Berprestasi dan pengen juga seperti mereka, kemudian sempat bikin semacam wish di sosial media kemudian bikin caption ‘semoga saya suatu hari nanti bisa menjadi seperti mereka’” cerita Refa.
Namun ternyata semangat Refa sempat menurun di awal pandemi covid-19. Namun, ia tetap melakukan yang terbaik dan memenangkan lomba-lomba sebagai modal yang dibawanya untuk Pilmapres 2021.
Mahasiswa Berprestasi nasional tentu menjadi kebanggaan bagi seorang mahasiswa. Bagi Refa, menjadi mahasiswa berprestasi (mawapres) bukanlah sebuah tuntutan atau tekanan.
Namun menjadi mawapres adalah sesuatu yang sudah melekat pada diri, sudah menjadi identitas karena banyak orang sudah mengenalnya sebagai pemenang Pilmapres sehingga sudah sewajarnya branding tersebut harus dijaga, bisa menebarkan manfaat dan menjadi manusia yang berkarakter dan memotivasi orang banyak namun tetap harus mejadi diri sendiri.
Meraih gelar Mawapres tentu tidak mudah, akan ada banyak tantangan yang dilewati. Tantangan terbesar bagi Refa adalah time management, antara membagi waktu untuk kuliah, skripsi, penelitian dosen, persiapan co-ast dan kegiatan lainnya.
“Jika kembali diingat, saat itu merupakan masa-masa sulit. Namun itu merupakan suatu masa pendewasaan diri dan suatu masa Refa diuji”. ujar Refa.
Refa membagikan tips yang dia lakukan pada saat itu untuk mengatasinya, yakni dengan membuat notes di buku, mencatat planning yang akan dikerjakan setiap hari yakni, memberikan reward jika mampu melaksanakannya dan memberlakukan punishment sebagai cambuk motivasi untuk melakukan banya hal.
“Jangan paksa ikan untuk memanjat pohon, tapi fasilitasilah dia berenang di lautan," kata Refa.
Refa juga memberikan beberapa tips dan reminder untuk memotivasi mahasiswa dalam menjalankan pendidikan, yaitu:
1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi
2. Konsisten dan disiplin
3. Fasilitasi diri kita dengan tepat sesuai basic diri kita dan maksimalkan hal tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Yuliandri-Proff.jpg)