Sinetron Indonesia

Rangkuman Tajwid Cinta 5 Desember 2022: Alina Marah Pergoki Syifa dan Dafri Pergi ke Pengacara

Oki terus mencari celah untuk mendektai Syifa, ia pun meminta bantua Dafri. Dafri sangat kesal karena istrinya didekati pria lain.

Tayang:
Penulis: Nika Afrilia | Editor: Nika Afrilia
Tangkapan layar YouTube Senamart
Dafri terus melihat Oki melalui kaca dashboard. Oki terus tersenyum menatap Alina. Sementara itu Alina menatap Dafri tanpa tahu isi pikirannya. Dafri kesal karena istrinya ditksir orang lain. 

Ketika Alina menambahkan bahwa Oki serius akan perasaannya pada Syifa, Dafri semakin tidak tenang.

Ia juga selalu membantah omongan Alina.

Alina pun kebingungan akan sifat Dafri yang semakin hari semakin aneh. Dia juga tidak tahu letak salahnya di mana.

Dafri putuskan untuk ke toilet.

Di sisi lain, Oki dan Syifa mengobrol berdua bersama. Oki mengisahkan kisahnya tentang pekerjaan fotografernya di Australia dan berbagai belahan dunia.

Mereka pun lanjut makan bersama. Dafri yang rupanya lewat melihat keduanya, mengirim pesan HP pada Syifa, bertanya apakah sudah selesai makan.

Syifa melihat pesannya, dan merasa jika Dafri cemburu karena ia makan berdua sama Oki.

Oki yang melihat Syifa kebingungan, bertanya apakah Syifa baik-baik saja.

Baca juga: Rangkuman Tajwid Cinta 21 November 2022, Dafri Bingung Syifa Minta Perceraian Dipercepat

Merasa bersalah pada Dafri, Syifa putuskan untuk pamit padahal belum menyentuh makanannya. Oki pun kebingungan dan menyusul Syifa.

Dafri melihat Syifa yang lewat dan segera mengejarnya.

Alina juga melihat Syifa yang pergi dan memutuskan mengikutinya.

Syifa langsung pergi entah ke mana.

Mereka bertiga pun berkumpul di luar, kebingungan. Alina bertanya jika Syifa ngomong sesuatu yang salah pada Syifa.

Oki menjelaskan jika ada yang SMS Syifa, dan SMS itulah yang membuat tingkah Syifa berubah.

Dafri yang mendengarnya merasa senang dalam hati, merasa Syifa adalah istri yang nurut.

Alina yang khawatir ditenangkan oleh Dafri yang yakin bahwa kali ini bukan orang jahat.

Alina yang mendengar Dafri berkata seperti itu kebingungan, bertanya kenapa Dafri bisa yakin.

Dafri menjawabnya dengan 'feeling aja'.

Alina mengiyakan dan berkata pada Oki bahwa ia ingin berbicara berdua bersama.

Dafri membuka hpnya, dan rupanya ada pesan masuk dari Syifa yang telah mengirimkan alamat pengacara, menyuruh mereka agar segera selesaikan perceraian keduanya.

Mereka bertiga pun pergi.

Dafri melihat ada mobil di depan rumah dan rupanya itu Syifa yang telah menunggu. Syifa meminta maaf karena telah makan berdua bareng Oki tanpa seizin Dafri.

Alina yang lewat melihat keduanya segera menghampiri.

Ketika Syifa mengusulkan agar mereka segera ke pengacara selesaikan semuanya, Alina tidak sengaja mendengarnya.

Alina pun teringat kejadian-kejadian sebelumnya di mana sikap Dafri pada Syifa.

Alina sangat penasaran.

Syifa dan Dafri pun sampai di tempat pengacara, diikuti Alina.

Di dalam, pengacara memberi arahan pada Syifa dan Dafri. Alina yang kehilangan Syifa dan Dafri di dalam mencari-cari mereka berdua.

Ketika sedang mencari, Alina dihampiri salah satu pegawai di sana. Pegawai itu pun akhirnya mengantarkan Alina pada lokasi pengacara setelah ditanya Alina.

Pengacara menyuruh Syifa dan Dafri menulis alasan kuat mereka bercerai dan menyuruh keduanya untuk memikirkannya terlebih dahulu.

Keduanya terlihat bingung dan teringat masa lalu saat mereka pertama menikah.

Menangis, Syifa terlihat tidak ingin bercerai karena terlanjur sayang sama Dafri. Akan tetapi, ia juga sadar bahwa ia orang ketiga antara hubungan Alina dan Dafri.

Sama halnya dengan Syifa, Dafri juga sangat tidak rela hingga pena yang ia genggam untuk menulis patah.

Menyadari itu, Syifa melihat Dafri.

Alina sudah sampai di depan ruangan pengacara. Sesampainya di dalam, Alina memanggil keduanya yang langsung terkejut.

Pengacaranya, Pak Dadang, langsung bertanya siapakah Alina dan ia menjawab bahwa ia sepupu Syifa.

Alina langsung bertanya kenapa sepupunya menangis.

Mengingat pesan Rizky, Pak Dadang pun tidak memberitahu bahwa itu adalah kasus perceraian.

Ketika Syifa hendak menjawab, Pak Dadang memotong, menjawab jika mereka hendak menyelesaikan masalah keluarga Syifa.

Melihat Syifa yang menangis, Alina mengatakan jika kondisi Syifa tidak memungkinkan untuk menyelesaikan masalah wasiat, warisan, dan semacamnya saat itu.

Alina segera mengajak Syifa pulang. Dafri berkata pada Pak Dadang bahwa nanti ia akan menghubungi kembali sebelum akhirnya pergi.

Sesampai di luar, Alina marah-marah karena Syifa dan Dafri bukannya ngobrol terlebih dahulu padanya atau ayahnya.

Dengan perasaan campur aduk, Alina kembali marah dan menyampaikan rasa kecewanya pada Syifa dan Dafri.

Bagaimana kelanjutannya, apakah Alina akan mengetahui kebenarannya?

Nantikan kisah kelanjutannya di sinetron Tajwid Cinta episode 23 tayang sore ini di SCTV.

(*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved