Sinetron Indonesia
Rangkuman Tajwid Cinta 5 Desember 2022: Alina Marah Pergoki Syifa dan Dafri Pergi ke Pengacara
Oki terus mencari celah untuk mendektai Syifa, ia pun meminta bantua Dafri. Dafri sangat kesal karena istrinya didekati pria lain.
Penulis: Nika Afrilia | Editor: Nika Afrilia
TRIBUNPADANG.COM - Berikut rangkuman Tajwid Cinta 5 Desember 2022.
Tajwid Cinta 6 Desember 2022 memasuki episode 22 dengan cerita pernikahan Syifa dan Dafri yang makin rumit.
Sinetron terbaru SCTV Tajwid Cinta dibintangi oleh Cut Syifa, Harris Vriza, Afifah Ifah, Anwar Fuadi, Ayu Dyah Pasha.
Berikut rangkuman Tajwid Cinta 5 Desember 2022 episode 22.
Dafri terus melihat Oki melalui kaca dashboard. Oki terus tersenyum menatap Alina.
Sementara itu Alina menatap Dafri tanpa tahu isi pikirannya.
Tak lama kemudian mereka sampai di villa.
Baca juga: Rangkuman Tajwid Cinta 4 Desember 2022: Dafri Terbakar Cemburu Melihat Niki Mendekati Syifa
Baca juga: Rangkuman Tajwid Cinta 1 Desember 2022: Nadia Teror Syifa, Resti Lancarkan Rencana Balas Dendamnya
Oki menahan Dafri yang akan masuk. Dia meminta tolong kepada Dafri untuk membantunya dekat dengan Syifa.
Dafri kesal karena istrinya ditksir orang lain. Sehingga, dia mencari-cari alasan untuk menolak.
Dafri juga langsung mengajak Rahmad berbicara begitu dia dating untuk tidak menjawab permintaan Oki.
Saat Dafri masuk, dia melihat Syifa sedang teleponan dengan seseorang. Wajahnya pucat karena suatu hal.
Dafri tidak tahu bahwa Syifa mendapat telepon dari seorang pengacara untuk mengurus perceraiannya atas bantuan Rizky.
Usai menelepon, Syifa pergi ke suatu tempat dan tidak sengaja bertemu Oki.
Mereka hanya saling menyapa dengan senyum dan berlalu.
Melihat Oki yang termenung di pintu, Alina menepuk bahuya.
Oki kaget. Melihat hal itu, Alina bertanya apa yang sedang dia pikirkan.
Oki bercerita bahwa hubungannya dengan Syifa sedikit buruk karena dia merasa menyinggung Syifa atas pembicaraan mereka tentang Usman, ayahnya Syifa.
Baca juga: Rangkuman Tajwid Cinta 30 November 2022, Dafri dalam Bahaya, Syifa Alami Firasat Buruk
Alina kemudian memperingatkan Oki bahwa itu adalah topik paling sensitif bagi Syifa. Jadi, Oki harus segera meminta maaf.
Oki mengiyakan dan menceritakan perasaannya tentang Syifa pada Alina.
Alina mengerti betul maksud Oki dengan tingkahnya yang seperti ABG.
Alina pun berkata bahwa dia akan membantu Oki dekat dengan Syifa.
Dafri sangat geram mendengar pembicaraan mereka berdua dari ambang pintu.
Dia merasa ingin memukul Oki bertubi-tubi.
Setelahnya, Alina pergi ke kamar Syifa untuk mengajaknya pergi ke luar.
Alina setuju dan menjadi tour guide Alina selama berada di Bandung.
Mereka berdua pergi ke took pakaian. Alina sudah selesai memilih pakaian yang dia inginkan. Kemudian dia memlihkan baju untuk Syifa.
Alina berkata dia sedih karena ibunya memberikan baju bekas Alina pada Syifa. Jadi, baju yang dia pilihkan itu hanya sedikit dari apa yang bisa dia lakukan.
Syifa akhirnya setuju dan mencoba pakaian itu.
Baca juga: Rangkuman Tajwid Cinta 29 November 2022: Gagal Menyelinap, Dafri Masih Penasaran Soal Perasaan Syifa
Kemudian, telepon Alina berbunyi. Dia mendapatkan telepon dari Oki.
Oki mengatakan bahwa dia menemukan sebuah restoran bagus untuk foto Alina dan Dafri, dan dia juga sekalian ingin meminta maaf pada Syifa.
Tak lama kemudian, Alina dan Syifa datang. Oki menjadi gugup dan bolak-balik becermin.
Alina dan Syifa naik ke lantai dua yanag sudah di-booking Oki.
Oki kemudian mendatangi mereka. Tapi nampak Syifa tidak terlalu menyambut Oki.
Akhirnya mereka duduk di tempat yang sama dan Alina meninggalkan mereka berdua.
Syifa awalnya menolak karena suatu alasan. Tapi Alina meyakinkan dia bahwa Oki hanya bermasud baik untuk meminta maaf padanya.
Setelah Alina pergi, Oki menyampaikan permintaan maafnya atas apa yang dia katakan tentang ayah Syifa.
Oki sangat gugup hingga ia terbatuk. Syifa tersenyum kecil dan memberikannya teh.
Baca juga: Profil Anwar Fuady, Pemeran Rahmad dalam Sinetron Tajwid Cinta, Pernah Mencalon Jadi Gubernur Sumbar
Oki langsung meminum teh itu dan terkejut karena tehnya panas.
Syifa akhirnya tertawa lepas melihat kegugupan Oki.
Saat itu, Dafri akhirnya sampai di restoran itu karena permintaan Alina.
Dia menaiki tangga dan melihat Oki bersama Syifa.
Alina mendatangi Dafri dan menyuruhnya makan di lantai satu.
Kegelisahan Dafri kian bertambah, terlebih mendengar Alina yang senang akan kedekatan Oki dan Syifa.
Dafri bertanya kenapa Alina menyuruh Oki dan Syifa duduk bersama, menyinggung sifat Oki yang playboy dan khawatir pada Syifa.
Alina membantah dan berkata Oki tidak mungkin memainkan Syifa.
Ketika Alina menambahkan bahwa Oki serius akan perasaannya pada Syifa, Dafri semakin tidak tenang.
Ia juga selalu membantah omongan Alina.
Alina pun kebingungan akan sifat Dafri yang semakin hari semakin aneh. Dia juga tidak tahu letak salahnya di mana.
Dafri putuskan untuk ke toilet.
Di sisi lain, Oki dan Syifa mengobrol berdua bersama. Oki mengisahkan kisahnya tentang pekerjaan fotografernya di Australia dan berbagai belahan dunia.
Mereka pun lanjut makan bersama. Dafri yang rupanya lewat melihat keduanya, mengirim pesan HP pada Syifa, bertanya apakah sudah selesai makan.
Syifa melihat pesannya, dan merasa jika Dafri cemburu karena ia makan berdua sama Oki.
Oki yang melihat Syifa kebingungan, bertanya apakah Syifa baik-baik saja.
Baca juga: Rangkuman Tajwid Cinta 21 November 2022, Dafri Bingung Syifa Minta Perceraian Dipercepat
Merasa bersalah pada Dafri, Syifa putuskan untuk pamit padahal belum menyentuh makanannya. Oki pun kebingungan dan menyusul Syifa.
Dafri melihat Syifa yang lewat dan segera mengejarnya.
Alina juga melihat Syifa yang pergi dan memutuskan mengikutinya.
Syifa langsung pergi entah ke mana.
Mereka bertiga pun berkumpul di luar, kebingungan. Alina bertanya jika Syifa ngomong sesuatu yang salah pada Syifa.
Oki menjelaskan jika ada yang SMS Syifa, dan SMS itulah yang membuat tingkah Syifa berubah.
Dafri yang mendengarnya merasa senang dalam hati, merasa Syifa adalah istri yang nurut.
Alina yang khawatir ditenangkan oleh Dafri yang yakin bahwa kali ini bukan orang jahat.
Alina yang mendengar Dafri berkata seperti itu kebingungan, bertanya kenapa Dafri bisa yakin.
Dafri menjawabnya dengan 'feeling aja'.
Alina mengiyakan dan berkata pada Oki bahwa ia ingin berbicara berdua bersama.
Dafri membuka hpnya, dan rupanya ada pesan masuk dari Syifa yang telah mengirimkan alamat pengacara, menyuruh mereka agar segera selesaikan perceraian keduanya.
Mereka bertiga pun pergi.
Dafri melihat ada mobil di depan rumah dan rupanya itu Syifa yang telah menunggu. Syifa meminta maaf karena telah makan berdua bareng Oki tanpa seizin Dafri.
Alina yang lewat melihat keduanya segera menghampiri.
Ketika Syifa mengusulkan agar mereka segera ke pengacara selesaikan semuanya, Alina tidak sengaja mendengarnya.
Alina pun teringat kejadian-kejadian sebelumnya di mana sikap Dafri pada Syifa.
Alina sangat penasaran.
Syifa dan Dafri pun sampai di tempat pengacara, diikuti Alina.
Di dalam, pengacara memberi arahan pada Syifa dan Dafri. Alina yang kehilangan Syifa dan Dafri di dalam mencari-cari mereka berdua.
Ketika sedang mencari, Alina dihampiri salah satu pegawai di sana. Pegawai itu pun akhirnya mengantarkan Alina pada lokasi pengacara setelah ditanya Alina.
Pengacara menyuruh Syifa dan Dafri menulis alasan kuat mereka bercerai dan menyuruh keduanya untuk memikirkannya terlebih dahulu.
Keduanya terlihat bingung dan teringat masa lalu saat mereka pertama menikah.
Menangis, Syifa terlihat tidak ingin bercerai karena terlanjur sayang sama Dafri. Akan tetapi, ia juga sadar bahwa ia orang ketiga antara hubungan Alina dan Dafri.
Sama halnya dengan Syifa, Dafri juga sangat tidak rela hingga pena yang ia genggam untuk menulis patah.
Menyadari itu, Syifa melihat Dafri.
Alina sudah sampai di depan ruangan pengacara. Sesampainya di dalam, Alina memanggil keduanya yang langsung terkejut.
Pengacaranya, Pak Dadang, langsung bertanya siapakah Alina dan ia menjawab bahwa ia sepupu Syifa.
Alina langsung bertanya kenapa sepupunya menangis.
Mengingat pesan Rizky, Pak Dadang pun tidak memberitahu bahwa itu adalah kasus perceraian.
Ketika Syifa hendak menjawab, Pak Dadang memotong, menjawab jika mereka hendak menyelesaikan masalah keluarga Syifa.
Melihat Syifa yang menangis, Alina mengatakan jika kondisi Syifa tidak memungkinkan untuk menyelesaikan masalah wasiat, warisan, dan semacamnya saat itu.
Alina segera mengajak Syifa pulang. Dafri berkata pada Pak Dadang bahwa nanti ia akan menghubungi kembali sebelum akhirnya pergi.
Sesampai di luar, Alina marah-marah karena Syifa dan Dafri bukannya ngobrol terlebih dahulu padanya atau ayahnya.
Dengan perasaan campur aduk, Alina kembali marah dan menyampaikan rasa kecewanya pada Syifa dan Dafri.
Bagaimana kelanjutannya, apakah Alina akan mengetahui kebenarannya?
Nantikan kisah kelanjutannya di sinetron Tajwid Cinta episode 23 tayang sore ini di SCTV.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/TC-19.jpg)