75 Lokasi Rawan Kecelakaan di Sumbar, Catat dan Waspadai!

Inilah lokasi titik rawan kecelakaan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (30/11/2022).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: muhammad fuadi zikri
TribunPadang.com/Fuadi Zikri
Ilustrasi - Kondisi lokasi kecelakaan beruntun di Padang Lua Agam, Sabtu (8/10/2022). Kecelakan inu melibatkan lima kendaraan, dan menimpa dua rumah warga. Sebanyak 10 orang mengalami luka-luka akibat Kecelakan ini dan tidak ada korban jiwa. Foto: TribunPadang.com/Muhammad Fuadi Zikri.     

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Inilah lokasi titik rawan kecelakaan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (30/11/2022).

Provinsi Sumatera Barat banyak terdapat jalur kendaraan yang ekstrim sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Apalagi ditambah dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan pada Natal 2022 dan tahun baru 2023.

Berdasarkan evaluasi setiap tahun, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat tetapkan 75 titik lokasi rawan kecelakan di Sumbar.

Lokasi ini diharapkan untuk dapat diwaspadai agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan sehingga tidak jatuh korban jiwa.

Baca juga: Kecelakaan Malam Hari di Silaing Bawah, Truk Tangki Pertamina Terjun ke Jurang

"Untuk lokasi rawan kecelakaan di Sumatera Barat ada sebanyak 75 titik lokasi yang tersebar di setiap Kota dan Kabupaten," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Heri Nofiardi.

Kata dia, sebanyak 13 titik rawan kemacetan ada di Kota Padang, dua titik di Bukittinggi, empat titik di Padang Pariaman, tujuh titik di Padang Panjang, dan lima titik di Kota Pariaman.

Selanjutnya lima titik di Pesisir Selatan, dua titik di Pasaman, dua titik di Payakumbuh, tiga titik di Tanah Datar, dua titik di Sijunjung, empat titik di Agam, dua titik di Solok Kota, dan tiga titik di Mentawai.

"Lokasi rawan macet selanjutnya ada dua titik di Pasaman Barat, lima titik di Limapuluh Kota, satu titik di Sawahlunto, dua titik di Dharmasraya, empat titik di Kabupaten Solok, dan tujuh titik di Solok Selatan," kata Heri Nofiardi.

Heri Nofiardi mengatakan bahwa tujuan penanganan Nataru adalah untuk menjamin keselamatan lalu lintas, menjamin kelancaran dan kenyamanan lalu lintas.

Baca juga: Cegah Kebakaran Akibat Kecelakaan, PLN Gelar Forum Keselamatan Ketenagalistrikan di Padang

"Selanjutnya untuk membantu dan mengerahkan sistem lalu lintas, dan memberi pelayanan perjalanan masyarakat sesuai kebutuhan selama masa Nataru," kata Heri Nofiardi.

Titik Lokasi Rawan Kecelakaan di Sumbar dari Dishub Sumbar

1. Padang (13 titik lokasi )

2. Bukittinggi (2 titik lokasi)

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved