Longsor di Agam
Akibat Hujan dan Angin Kencang, Dalam Sehari 2 Longsor dan Jalan Amblas Terjadi di Matur Agam
Bencana tanah longsor ini terjadi sebanyak dua kali di tempat yang sama yaitu di kawasan jorong Panta, Nagari Panta Pauah, Kecamatan Matur
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Sebanyak tiga bencana terjadi dalam satu hari di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akibat curah hujan yang cukup tinggi dan angin kencang, Jumat (25/11/2022).
Dua dari tiga kejadian yang ada kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam adalah tanah longsor.
Bencana tanah longsor ini terjadi sebanyak dua kali di tempat yang sama yaitu di kawasan jorong Panta, Nagari Panta Pauah, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.
"Pada longsor pertama materialnya menutup badan jalan sepanjang lima meter dan ketinggian satu meter," katanya.
Material longsor sempat menutup ruas jalan, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Baca juga: Hujan Intensitas Tinggi Akibatkan 29 Bencana Alam 10 Hari Terakhir di Agam, Berikut Daftarnya
Bencana Longsor pertama ini sudah di tangani oleh pihaknya.
Lalu longsor kembali terjadi siang ini, material longsor kembali menutupi ruas jalan sepanjang 20 meter setinggi satu meter.
Akibat dari material longsor kedua ini ruas jalan tertutup dan tidak dapat dilalui kendaraan.
"Longsor kedua ini sudah kami koordinasikan dengan PU Provinsi," jelasnya.
Sampai saat ini pihaknya masih menunggu alat operator alat berat dari Dinas PUPR Sumbar.
Baca juga: Puncak Musim Hujan Akhir November, BPBD Sumbar: Waspada Banjir dan Tanah Longsor
Lalu, pada hari ini juga terjadi jalan amblas sepanjang sepanjang 25 dengan kedalaman 80 cm di jorong Sari Bulan, Tigo Balai, Matur, Agam.
Melihat kondisi jalan amblas ini, Bambang mengajak warga untuk berhati-hati saat melintas.
"Jalan amblas ini sudah kami laporkan juga pada PU Provinsi," terangnya. (TribunPadang.com/Panji Rahmat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/longsor-di-jorong-pauh-panta.jpg)