Kabupaten Agam

Hujan Intensitas Tinggi Akibatkan 29 Bencana Alam 10 Hari Terakhir di Agam, Berikut Daftarnya

Sebanyak 29 peristiwa bencana alam terjadi pada 10 hari terakhir di wilayah Kabupaten Agam,

Penulis: Alif Ilham Fajriadi | Editor: Rahmadi
BPBD Agam
Longsor sepanjang 8 meter menutup akses jalan di Jorong Panta, Nagari Panta Pauah, Matur, Agam, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Sebanyak 29 peristiwa bencana alam terjadi pada 10 hari terakhir di wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Bencana alam tersebut, berupa longsor, tanah amblas hingg pohon tumbang.

Akibat dari bencana alam itu, menyebabkan beberapa akses jalan sempat lumpuh total.

Selain itu, juga berpotensi membahayakan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan rawan pohon tumbang dan tanah amblas.

Hal tersebut disampaikan oleh Kalaksa BPBD Agam Bambang Wasito, melalui Kabid Kedaruratan dan logistik, Ichwan Pratama Danda.

Baca juga: Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi Lagi di Malalak Agam, Akses Jalan Lumpuh Total

"BPBD Agam mencatat sebanyak 29 kejadian bencana alam selama 10 hari terakhir," kata Ichwan, Kamis (24/11/2022).

29 kali kejadiannya bencana alam itu, kata Ichwan, tercatat dimulai sejak 14 November 2022 lalu.

Lalu, selama dua pekan selanjutnya, secara berturut-turut disusul oleh bencana alam serupa di wilayah Kabupaten Agam.

Ichwan menyampaikan, bencana alam itu mayoritas disebabkan oleh cuaca ekstrim selama dua pekan terakhir.

"Dalam rentang waktu 10 hari belakang itu, bencana alam tersebut terjadi di 10 kecamatan," ungkap Ichwan.

Baca juga: Pohon Tumbang Disertai Longsor di Kayu Kubu Bukittinggi, Warga Sekitar Sisi Ngarai Diminta Waspada

Adapun rinciannya, kata Ichwan, tanah longsor terjadi sekitar 15 kali.

Dengan sebaran wilayah kejadiannya, 3 di Malalak, 3 di IV Koto, 3 di Tanjung Raya dan 2 di Matur.

Lalu, kata Ichwan, tanah longsor juga terjadi di Palupuh sebanyak 2 titik. Dan, di Banuhampu serta Baso masing-masing 1 kejadian.

Selanjutnya, kata Ichwan, terkait dengan pohon tumbang, telah terjadi sebanyak 11 kejadian.

Ichwan menjelaskan, pohon tumbang itu terjadi diantara 4 titik di Lubuk Basung, 3 di Tanjung Raya, 3 di Matur.

Baca juga: Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi Lagi di Malalak Agam, Akses Jalan Lumpuh Total

Sedangkan untuk IV Koto dan Tanjung Raya, kata Ichwan, masing-masing terjadi 1 kejadian pohon tumbang.

“Kejadian tanah amblas ada 3 titik, sebarannya di IV Koto, Tanjung Mutiara dan Matur,” jelas Ichwan.

Mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi dan angin kecang, pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada dengan kemungkinan terjadi bencana alam.

“Kami juga mengimbau warga untuk melapor jika menemukan kejadian bencana alam di sekitar mereka,” pungkas Ichwan.(TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved