Agam

Modusnya Jadi Pencari Sarang Walet, Aksi Z Berakhir di Tiku Agam, 7 Motor Diamankan Polisi

Pelaku pencurian sepeda motor di Lubuk Basung diringkus jajaran Satreskrim Polres Agam, Rabu (23/11/2022).

Penulis: alifIlhamfajriadi | Editor: afrizal
Polres Agam
Pelaku pencurian sepeda motor di Lubuk Basung diringkus jajaran Satreskrim Polres Agam, Rabu (23/11/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Pelaku pencurian sepeda motor di Lubuk Basung diringkus jajaran Satreskrim Polres Agam, Rabu (23/11/2022).

Dari tangan pelaku, Satreskrim Polres Agam berhasil mengamankan 7 unit sepeda motor hasil curian.

Semula, pelaku diketahui telah sering melakukan aksi maling motor.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Agung Pratonomi kepada TribunPadang.com.

Pelaku ditangkap kemarin, Selasa (23/11/2022) di daerah Tiku.

Baca juga: Cuaca Buruk di Agam, Satu Biduk dan Bagan yang Bersandar di Pantai Pasia Tiku Terbawa Arus Gelombang

"Pelaku ini berhasil kami tangkap kemarin, di daerah Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam," kata AKP Agung.

AKP Agung menyebut, pelaku berinisial Z (39), pemuda yang berasal dari Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan.

"Pelaku ini orang Pesisir Selatan, dan sering pergi ke wilayah Agam, modusnya itu sebagai pencari sarang walet," ungkap AKP Agung.

AKP Agung menyampaikan, semula pelaku telah diintai oleh tim Satreskrim Polres Agam.

Pengintaian itu dilakukan, usai pelaku Z mencuri sepeda motor yang ada di RSUD Lubuk Basung pada pekan lalu.

Ternyata, usai Z tertangkap oleh polisi, AKP Agung menuturkan, dari keterangan yang diterima, Z telah menyimpan sebanyak 7 motor curian.

AKP Agung menjelaskan, Z tidak hanya mencuri motor di Agam saja, namun juga di daerah asalnya di Pesisir Selatan.

Dari keterangan Z, kata AKP Agung, motor yang dicurinya itu tidak pernah dijual di daerahnya mencuri.

Semisalnya, Z mencuri di daerah Agam, kata AKP Agung, maka motornya pasti dijual di luar Agam.

"Pelaku melakukan aksi pencuriannya dengan cara mobile, karena pekerjaan sehari-harinya berpindah-pindah," terang AKP Agung.

AKP Agung mengatakan, saat ini Z telah diamankan di Mapolres Agam, serta seluruh barang bukti sudah di tangan kepolisian.

"Kini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Agam, atas perbuatannya itu dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," pungkas AKP Agung. (TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved