PLN UIW Sumbar

Negara Hadir, 75.890 Keluarga Kurang Mampu Dapat Bantuan Pasang Baru Listrik PLN Gratis

Dari target 80 ribu pemasangan, hingga 19 November 2022 PLN telah berhasil selesaikan 75.890 sambungan listrik di berbagai provinsi

Penulis: rilis biz | Editor: Emil Mahmud
Istimewa
Guna mewujudkan energi berkeadilan, pemerintah bersama DPR dan PT PLN (Persero) bersinergi menyalurkan sambungan listrik gratis dari program Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) di Indonesia. 

Terima kasih Kementerian ESDM dan PLN yang merealisasikan ini semua, mari kita bersama bergandeng tangan untuk mensejahterakan masyarakat salah satunya melalui listrik, karena kegunaan listrik ini luar biasa besar,” terang Sugeng.

Baca juga: Pemkab dan BUMNag, Gandeng PLN Icon Plus Atasi Blankspot di Solok Selatan

Senada dengan itu, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengatakan pada 2023 direncanakan 83.000 rumah tangga se-Indonesia akan menikmati program BPBL.

Komitmen yang berlandaskan Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2022 tentang Bantuan Pasang Baru Listrik, merupakan program yang dilaksanakan kepada rumah tangga tidak mampu.

"Listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting, oleh karena itu Pemerintah bersama Komisi VII DPR RI hadir untuk selalu memperhatikan masyarakat sampai ke pelosok untuk mendapatkan listrik.

Hal ini merupakan bukti bahwa negara hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ucapnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyatakan PLN terus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar seluruh masyarakat mengakses listrik sehingga dapat mendorong roda perekonomian.

Pada tahun ini, pemerintah menargetkan akan menyambungkan listrik gratis kepada 80 ribu keluarga tidak mampu lewat program BPBL. PLN pun disebut akan bergerak cepat untuk mencapai target tersebut.

"Dari Agustus 2022 hingga 19 November 2022, telah dilakukan peresmian penyalaan pertama program BPBL di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta,"

"Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Banten, Riau, Bangka Belitung, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur dengan jumlah total 75.890 sambungan listrik," jelasnya.(rls)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved