Pepatah Minang

Arti dan Makna Pepatah Minang 'suarang baagiah, sarikaik babalah'

Simak arti dan makna Pepatah Minang suarang baagiah, sarikaik babalah. Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti suarang diagih, sekutu ...

TribunPadang.com/Muhammad Fuadi Zikri
Ilustrasi Rumah Gadang, Istano Silinduang Bulan. Simak arti dan makna Pepatah Minang suarang baagiah, sarikaik babalah. 

TRIBUNPADANG.COM - Pernah mendengar Pepatah Minang atau Peribahasa Minang suarang baagiah, sarikaik babalah?

Baik mendengar langsung dari seseorang maupun membacanya dari buku dan menimbulkan pertanyaan.

Berikut arti pepatah Minang tersebut beserta maknanya:

Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti suarang diagih, sekutu dibelah.

Maknanya adalah, jika suami istri bercerai atau orang berekanan berpisah, harta persekutuan dibagi, harta wanita dikembalikan, demikian pula hak manta suami.

Suarang artinya, harta milik bersama, misalnya harta pencaharian suami istri selama masa perkawinan.

Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang maagak maagiahkan, maukua manjangkokan

Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang aia bariak tando tak dalam

____________________

Beberapa pilihan pepatah Minang lainnya:

1. Maado-adokan nan tiado?

Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti mengada-ngadakan yang tiada.

Maknanya adalah, mengada-ngada atau berbohong.

2. Adat lamo manangguang rindu, adat tuo manahan ragam

Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti adat lama menanggung rindu, adat lama tua menahan ragam.

Maknanya adalah, kebiasaan orang muda menanggung rindu dan orang tua menahan berbagai cobaan (sabar). Ragam diartikan sebagai tingkah laku.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved