Pepatah Minang
Arti dan Makna Pepatah Minang 'baago di ateh rupo, bacupak di ateh tumbuah'
Simak arti dan makna Pepatah Minang baago di ateh rupo, bacupak di ateh tumbuah. Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini ditaksir atas rupa, bercupak ...
TRIBUNPADANG.COM - Pernah mendengar Pepatah Minang atau Peribahasa Minang baago di ateh rupo, bacupak di ateh tumbuah?
Baik mendengar langsung dari seseorang maupun membacanya dari buku dan menimbulkan pertanyaan.
Berikut arti pepatah Minang tersebut beserta maknanya:
Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti ditaksir atas rupa, bercupak atas tumbuh.
Maknanya adalah, harga tergantung dengan rupa, kalau dicupak harus penuh.
Jadi sesuatu yang sudah seharusnya dan pada tempatnya. Misalnya kalau memberi makan untuk anjing dengan tembikar dan lain sebagainya.
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang suarang baagiah, sarikaik babalah
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang maagak maagiahkan, maukua manjangkokan
____________________
Beberapa pilihan pepatah Minang lainnya:
1. Maado-adokan nan tiado?
Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti mengada-ngadakan yang tiada.
Maknanya adalah, mengada-ngada atau berbohong.
2. Adat lamo manangguang rindu, adat tuo manahan ragam
Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti adat lama menanggung rindu, adat lama tua menahan ragam.
Maknanya adalah, kebiasaan orang muda menanggung rindu dan orang tua menahan berbagai cobaan (sabar). Ragam diartikan sebagai tingkah laku.
3. Adat lamo pusako usang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Istano-Silinduang-Bulan-Pagaruyuang-Tanah-Datar.jpg)