Kota Padang

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Kepala Sekolah SMA PGAI Padang

Polresta Padang tangkap pelaku terduga terlibat dalam aksi kekerasan ini telah diamankan sebanyak tiga orang.

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
istimewa
Tangkapan layar video viral pemukulan Kepala Sekolah SMA Abdullah Ahmad (PGAI) Padang Yurnalis, Jumat (4/11/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gegara ribut di depan anak murid sekolah hingga terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan, Polresta Padang tangkap tiga orang lelaki.

Peristiwa keributan ini terjadi di SMA Dr. H. Abdullah Ahmad PGAI Padang, Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Akibat kejadian ini Kepala Sekolah PGAI Padang, Yurnalis, mengalami luka akibat kejadian ini.

Peristiwa ini berawal dari adanya video viral di media sosial, adanya dugaan penganiayaan dan aksi tarik-tarikan.

Kejadian ini pun dilaporkan ke Polresta Padang agar dapat diusut tuntas, dan pelakunya dapat diamankan dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan.

Baca juga: POPULER PADANG: Polisi Panggil Pelaku Pemukulan Kepsek SMA PGAI dan PPP Target Raih 5 Kursi DPDRD

Kejadian ini mendapat respon dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dikarenakan terjadi di depan murid dan dalam lingkungan sekolah.

Ia sangat menyayangkan terjadinya aksi kekerasan di dalam lingkungan sekolah SMA Dr. H. Abdullah Ahmad PGAI Padang.

Kanit Reskrim Polresta Padang, Ipda Adrian Afandi, mengatakan bahwa pelaku yang terduga terlibat dalam aksi kekerasan ini telah diamankan sebanyak tiga orang.

"Pelaku yang diamankan berinisial ER (69), AT (61), dan RA (64)," kata Ipda Afandi, Sabtu (6/11/2022).

Ia mengatakan, ketiga pelaku diamankan di kediamannya masing-masing.

Baca juga: Mahyeldi Kecam Aksi Kekerasan di SMA Dr. Abdullah Ahmad PGAI: Sekolah Itu Tempat Pendidikan

"Mereka diamankan dalam laporan dugaan tindak pidana penganiayaan," kata Ipda Adrian Afandi.

Kata dia, masih ada pelaku dugaan tindak pidana penganiayaan yang masih dalam pengejaran petugas.

"Masih ada beberapa orang lagi yang masih dalam pencarian kita dalam kejadian viral ini," pungkasnya.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved