Pepatah Minang

Arti dan Makna Pepatah Minang 'bak cando maelo abuak dalam tapuang'

Berikut arti dan makna Pepatah Minang bak cando maelo abuak dalam tapuang. mengerjakan sesuatu dengan kehati-hatian, rambutnya jangan putus dan ...

Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Muhammad Fuadi Zikri
Ilustrasi Rumah Gadang, Istano Silinduang Bulan. Berikut arti dan makna Pepatah Minang bak cando maelo abuak dalam tapuang. 

TRIBUNPADANG.COM - Pernah mendengar Pepatah Minang atau Peribahasa Minang bak cando maelo abuak dalam tapuang?

Baik mendengar langsung dari seseorang maupun membacanya dari buku dan menimbulkan pertanyaan.

Berikut arti pepatah tersebut beserta maknanya:

Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti bagai menarik rambut dalam tepung.

Maknanya adalah, mengerjakan sesuatu dengan kehati-hatian, rambutnya jangan putus dan tepungnya jangan sampai berserakan.

Ini dikiaskan untuk mendamaikan pihak-pihak yang sedang bertikai harus adil dan akhirnya mereka yang bertikai senang atau puas.

Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang bak cando ayam tamakan di abuak

Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang tapacik di abu angek

___________________

[Sumber: Anas Nafis, Peribahasa Minangkabau, 1996]

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved