Kota Padang

Purus dan Lolong Belanti Diusulkan Jadi Kelurahan Bersertifikat Tsunami Ready Community UNESCO

Dua kelurahan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dicanangkan sebagai masyarakat siaga tsunami atau Tsunami Ready Community.

Penulis: Rahmadi | Editor: Rizka Desri Yusfita
TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi
Wali Kota Padang, Hendri Septa mengajukan pencanangan daerah kesiapsiagaan bencana Tsunami Ready Community kepada Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Kegiatan ini berlangsung di Pantai Purus, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua kelurahan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dicanangkan sebagai masyarakat siaga tsunami atau Tsunami Ready Community.

Dua kelurahan yang dicanangkan yaitu Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat dan Lolong Belanti Kecamatan Padang Utara.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa saat apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan bencana Tsunami Ready Community di kawasan Pantai Padang, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (30/9/2022).

Hendri Septa mengatakan keduanya diajukan Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC), Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Dunia (Unesco) untuk menjadi Komunitas Siaga Tsunami atau Tsunami Ready Community.

"Dalam hal ini ada dua kelurahan di Kota Padang yang telah ke Teluk Benoa di Bali, yang sebelumnya sudah dikukuhkan sebagai Tsunami Ready Community dari UNESCO," kata Hendri Septa.

Baca juga: Mengenang Gempa 2009 : Pemko Padang Gelar Apel, Pencanangan Tsunami Ready Community

Baca juga: Hari Ini, Monitoring Pencanangan Tsunami Ready Community di Pantai Purus, dan Tugu Gempa Kota Padang

Dua kelurahan ini diajukan untuk bisa mendapatkan pengakuan UNESCO nantinya.

Pemko Padang sendiri telah berupaya membangun kesiapsiagaan masyarakat di daerah tersebut saat menghadapi bencana.

Ada 12 indikator yang disyaratkan UNESCO untuk dipenuhi oleh kelurahan tersebut yang sebagian besarnya telah dipenuhi.

"Kita optimis dapat terwujud, agar pelaksanaan kesiapsiagaan dapat berlanjut dan berkesinambungan," ujarnya.

Saat ini dua kelurahan tersebut sudah mendapatkan sertifikasi Tsunami Ready Community nasional dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan dalam lima tahun ke depan penduduk seluruh dunia yang berada di kawasan pesisir harus siap menghadapi tsunami.

"Upaya itu didukung oleh UNESCO, sebab UNESCO berkewajiban meningkatkan kapasitas keselamatan masyarakat dunia," jelasnya.

Baca juga: Pemko Padang Bentuk Tsunami Ready Community, Siapkan Masyarakat Cerdas Tsunami

Sertifikasi Tsunami Ready Community dibuat oleh UNESCO untuk mencapai tujuan itu.

Tsunami Ready Community dilakukan untuk mencapai zero victim atau nol korban tsunami.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved