Gempa Sumbar 2009

Mengenang Gempa 2009 : Pemko Padang Gelar Apel, Pencanangan Tsunami Ready Community

Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar apel pencanangan Tsunami Ready Community Kota Padang ke UNESCO.

Penulis: Rahmadi | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMADI
Wali Kota Padang Hendri Septa saat memberi sambutan apel Tsunami Ready Community di Pantai Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumba) pada Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar apel pencanangan Tsunami Ready Community Kota Padang ke UNESCO.

Apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan bencana Tsunami Ready Community digelar untuk memperingati tepat 13 tahun bencana gempa 30 September 2009.

Pencanangan berlangsung di kawasan Danau Cimpago Pantai Padang, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang Jumat (30/9/2022).

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan Kota Padang adalah ibu kota Provinsi Sumbar punya banyak potensi bencana.

"Kita punya potensi bencana mulai dari banjir, longsor, angin puting beliung, gempa hingga tsunami,"katanya.

Selain itu, menurut Hendri telah banyak para ahli menyatakan tentang potensi bencana di Kota Padang.

Di antaranya ada patahan Megathrust Mentawai yang ada di sekitar Pulau Mentawai.

Gempa akibat Megathrust diperkirakan bisa mencapai kekuatan M 9 dan tsunami bisa mencapai 6 hingga 12 meter di kawasan pesisir Kota Padang.

Baca juga: Niat Rayakan HUT Sang Adik di Padang: Tapi Tessa Olivia Kehilangan Mama, juga Guru Akibat Gempa 2009

Wali Kota Padang Hendri Septa saat memberi sambutan apel Tsunami Ready Community di Pantai Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumba) pada Jumat (30/9/2022).
 
 
 
Wali Kota Padang Hendri Septa saat memberi sambutan apel Tsunami Ready Community di Pantai Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumba) pada Jumat (30/9/2022).       (TRIBUNPADANG.COM/RAHMADI)

Baca juga: Kisah Penyintas Gempa Sumbar 30 September 2009, Mahmud Amin : Setelah 10 Menit, Lalu Hening Seketika

"Berdasarkan informasi itulah kita beramai-ramai mempersiapkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di tengah masyarakat," katanya.

Program Tsunami Ready Community sendiri disiapkan sebagai program berbasis tangguh bencana berbasis keluarga.

Sebelumnya, Pemko Padang mulai menetapkan sejak 2017 bahwa 30 September menjadi hari kesiapsiagaan bencana.

"Peringatan ini bertujuan agar masyarakat Kota Padang terus mempersiapkan diri menghadapi bencana," katanya.

Pada apel gelar pasukan pencanangan Tsunami Ready Community, ada dua kelurahan yang dikukuhkan yaitu Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat dan Keluruhan Lolong Belanti Kecamatan Padang Utara.

Program ini sendiri merupakan program kolaboratif terdiri dari masyarakat, tokoh masyarakat serta Pemerintah dalam kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa dan tsunami.

"Dengan program ini harapannya masyarakat tetap tanggap menghadapi bencana, masyarakat tidak lagi menjadi objek tetapi juga menjadi subjek dalam kesiapsiagaan bencana," ujarnya.(TribunPadang.com/Rahmadi)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved