Penerbangan Internasional di BIM Dibuka, Iswan Haryanto: Bakal Naikkan Nilai Ekspor Pertanian Sumbar

Penerbangan internasional di BIM Padang Pariaman akan kembali dibuka mulai 1 Oktober 2022 dengan rute Padang - Kuala Lumpur.

Penulis: Rahmadi | Editor: Rizka Desri Yusfita
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Penerbangan internasional di BIM Padang Pariaman akan kembali dibuka mulai 1 Oktober 2022 dengan rute Padang - Kuala Lumpur. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Penerbangan internasional di BIM Padang Pariaman akan kembali dibuka mulai 1 Oktober 2022 dengan rute Padang - Kuala Lumpur.

Sebelumnya penerbangan sempat ditutup sekitar dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Kepala Balai Karantina Pertanian Padang, Iswan Haryanto menilai pembukaan kembali penerbangan internasional di BIM bakal meningkatkan ekspor pertanian di Sumbar.

"Pasti berpengaruh, soalnya yang menyebabkan kesulitan itu transportasi dari sini ke tujuan maupun sebaliknya," katanya saat jumpa pers di Padang, Jumat (30/9/2022).

Baca juga: Sertifikasi Ekspor Pertanian Meningkat Pesat, Kabarantan Apresiasi Pemda Sumbar

Dia mengatakan untuk ekspor pertanian sekarang cenderung menurun dibandingkan sebelumnya.

"Makanya untuk beberapa produk ekspor kita agak tahan, tetapi kalau yang non pangan tetap kita genjot," tambah Iswan.

Namun itu bukan hanya di Indonesia atau Sumbar saja, melainkan juga terjadi di kebanyakan negara, menahan kegiatan impor karena krisis.

"Sekarang masyarakat dunia berusaha untuk tidak mengekspor barang-barangnya, juga tidak mengimpor dari negara lain karena mereka sedang krisis, mereka berusaha memperkuat dalam negeri," jelasnya.

Baca juga: BIM Terapkan Vaksin Booster, Humas PT Angkasa Pura: Syarat Bagi, Pelaku Perjalanan Dalam Negeri

Iswan Haryanto menambahkan untuk ekspor produk pertanian Sumbar tujuannya ke beberapa negara.

Dia mengatakan, dengan dibukanya kembali penerbangan internasional maka pihaknya akan menyiapkan petugas pemeriksaan di bandara.

Mereka bertugas untuk mengawasi dan menyortir barang-barang ekspor impor pertanian.

"Semuanya akan dilakukan pengawasan baik wajib karantina mau pun yang tidak wajib karantina," ujarnya.

Pihaknya juga akan terus memastikan semua barang ekspor pertanian benar-benar sesuai standar ke negara tujuan.

"Penerbangan internasional ini memang kita berharap banyak di situ," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved