Gempa Sumbar 2009

FAKTA Gempa 30 September 2009, Tessa Olivia Jalan Kaki Pulang Kuliah dari Jati ke Taruko di Padang

Baru saja pulang kuliah pada 30 September 2009, Tessa Olivia (32) tidak mampu berdiri saat terjadi gempa 7,6 skala richter.

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Tessa Olivia (32) saat sedang duduk di kawasan Tugu Gempa Padang, Jalan Khairil Anwar, Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (28/9/2022). Ia menceritakan detik-detik terjadinya gempa sehingga membuatnya tidak dapat berdiri pada 30 September 2009. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Baru saja pulang kuliah pada 30 September 2009, Tessa Olivia (32) tidak mampu berdiri saat terjadi gempa 7,6 skala richter.

Sudah 13 tahun berlalu, kejadian gempa ini masih teringat jelas oleh Tessa Olivia.

Gempa yang membuat orang tuanya meninggal dunia akibat reruntuhan Hotel Ambacang atau kini lokasi Hotel Axana saat ini.

Nama orang tua Tessa Olivia dan korban gempa 2009 lainnya diukir di monumen Tugu Gempa Kota Padang.

Tessa Olivia menceritakan saat itu dirinya masih seorang mahasiswa S1 jurusan  Keperawatan di Stikes Mercubaktijaya.

Sedangkan, sekarang sudah menikah dan bekerja di RSUP M Djamil Padang pada bagian Poli Eksekutif.

Gempa yang sudah berlalu ini juga menyisakan trauma baginya.

"Mengingat gempa 30 September 2009, saya masih semester 5. Waktu itu pukul 17.00 WIB saya baru pulang kuliah di kawasan Jati," kata Tessa Olivia, Rabu (28/9/2022).

Gempa dirasakannya sekitar pukul 17.15 WIB dengan guncangan yang sangat kuat.

Saat itu, ia sedang berjalan kaki bersama teman kuliahnya di kawasan Jalan Jati.

"Kami tidak sanggup berdiri, mencoba untuk berdiri, dan jatuh lagi. Warga di sekitar kami sudah mulai panik," katanya.

Mobil dan sepeda motor berhenti mendadak, pedagang yang sedang berjualan juga ikut panik.

"Pokoknya, situasinya pada saat itu sudah kacau. Kami juga melihat gedung RSUP M Djamil ambruk," ujarnya.

Ia melihat masyarakat sudah mulai panik dan berlarian untuk mencari pertolongan.

"Saya dan teman berlari dari kawasan Jati Kecamatan Padang Timur menuju Taruko, Kecamatan Kuranji," katanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved