Gempa Sumbar 2009

Mengenang 13 Tahun Gempa 30 September 2009, Ada Doa Bersama di Monumen Korban Gempa Padang

Mengenang 13 tahun keganasan gempa 30 September 2009, BPBD Padang gelar doa bersama di monumen korban gempa 30 September 2009.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Padang Rita Sumarni mengatakan, dalam rangka mengenang 13 tahun keganasan gempa 30 September 2009, BPBD Padang gelar doa bersama di monumen korban gempa 30 September 2009. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Mengenang 13 tahun keganasan gempa 30 September 2009, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengadakan doa bersama, Jumat (30/9/2022).

Doa bersama akan berlangsung di monumen korban gempa 30 September 2009 Kota Padang.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Padang Rita Sumarni mengatakan doa bersama ini berlangsung sekira pukul 17.16 WIB.

"Jadi bertepatan dengan waktu kejadian akan ada bunyi sirene terlebih dahulu," kata Rita saat ditemui di monumen korban gempa 30 September 2009.

Baca juga: Petugas BPBD Cat Ulang, Monumen Korban Gempa 30 September 2009 di Kota Padang

Setelah sirene berbunyi sekitar satu menit, barulah diadakan doa bersama dan penaburan bunga.

Rita mengatakan saat mengenang 13 tahun Gempa 30 September 2009, BPBD Kota Padang mengundang seluruh masyarakat, keluarga dan kerabat korban gempa untuk hadir.

Keluarga korban gempa 30 September 2009 diminta untuk memberi sambutan.

Seorang petugas BPBD Kota Padang sedang menulis ulang nama korban gempa 30 September 2009 di Monumen Gempa 30 September 2009, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), jelang mengenang 13 tahun kejadian tersebut, Rabu (28/9/2022).
Seorang petugas BPBD Kota Padang sedang menulis ulang nama korban gempa 30 September 2009 di Monumen Gempa 30 September 2009, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), jelang mengenang 13 tahun kejadian tersebut, Rabu (28/9/2022). (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

Diketahui, jelang kegiatan tersebut, BPBD Kota Padang sudah melakukan pengecatan ulang dan pembersihan monumen korban gempa 30 September, Rabu (28/9/2022).

Terlihat sejumlah petugas BPBD Kota Padang menyapu lantai sekitaran monumen korban gempa 30 September 2009.

Setelah lantai bersih, beberapa petugas mulai mengecat menggunakan paduan warna biru dan oranye.

Selain itu petugas juga kembali menulis ulang nama korban yang tertera di empat dinding setinggi 3 meter tersebut.

Penulisan ulang itu menggunakan spidol bertinta emas, tujuannya agar warnanya tidak kabur.

Pengecatan dan pembersihan ini akan berlangsung hingga, Kamis (29/9/2022). (*/Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved