Harga BBM Naik

Harga BBM Naik, Wako Pariaman Genius Umar: Ini Merasionalkan Persentase Subsidi untuk Masyarakat

Genius: kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ini bentuk usaha pemerintah untuk merasionalkan persentasi subsidi pada masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Respon Wali Kota Pariaman Genius Umar terkait kenaikan harga BBM saat diwawancarai, Rabu (7/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Harga BBM naik sejak akhir pekan lalu.

Menurut Wali Kota Pariaman Genius Umar, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ini bentuk usaha pemerintah untuk merasionalkan persentasi subsidi pada masyarakat yang membutuhkan.

Setahunya kenaikan BBM terjadi setelah pemberitahuan dari Menteri Keuangan RI bahwa negara memiliki beban cukup berat untuk menanggung BBM Subsidi.

Hingga September 2022, kata Genius, beban subsidi BBM hampir menyentuh angka Rp 600 T dan ditambah lagi sampai Desember berkisar Rp 190 T.

"Jadi jumlahnya hampir Rp 1.000 T sehingga sangat memberatkan negara," terangnya, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: Imbas BBM Naik, Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Lubuk Buaya Padang Ikut Melonjak

Terlebih BBM subsidi itu hanya dinikmati oleh 20 persen masyarakat kelas menengah ke bawah dan 80 persen masyarakat kelas menengah ke atas.

Atas kondisi itu pemerintah memberi bantuan langsung pada masyarakat yang betul-betul membutuhkan subsidi BBM ini.

Bahkan sekarang DAU pemerintah Kota dikurangi sebesar 2 persen oleh pusat untuk subsidi tersebut.

"Saya pikir ini adalah bukan kenaikan BBM tapi merasionalkan persentase subsidi untuk masyarakat," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved