Berita Padang Hari Ini

Kantor SAR Padang Evakuasi Korban Meninggal Dunia, Akibat Tersenggol Gerbong di Perlintasan KA

Kantor SAR Padang untuk melakukan evakuasi dan membawa korban seorang pekerja bangunan perlintasan kereta api (KA)  ke RSUP M Djamil Padang, Provinsi

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Ilustrasi: Kantor SAR Padang untuk melakukan evakuasi dan membawa korban seorang pekerja bangunan perlintasan kereta api (KA)  ke RSUP M Djamil Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kantor SAR Padang untuk melakukan evakuasi dan membawa korban seorang pekerja bangunan perlintasan kereta api (KA)  ke RSUP M Djamil Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa ini terjadi di perlintasan kereta api Simpang SMAN 7 Padang, Kelurahan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Seksi Operasi dan Siaga dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Octavianto membenarkan peristiwa tersebut.

"Iya ada satu orang meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan dengan kereta api. Informasinya tersenggol kereta api," kata Octavianto kepada wartawan, Kamis sore.

Sebelumnya, pihak kepolisian sektor (Polsek) Koto Tangah sempat menghubungi Kantor SAR Padang untuk melakukan evakuasi dan dibawa ke RSUP M Djamil Padang

Octavianto menjelaskan bahwasanya petugas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang hanya melakukan evakuasi terhadap korban.

Polisi Sebut Korban Tersenggol Gerbong KA

Dilansir TribunPadang.com, seorang lelaki bernama Hijwuzatulo Laia, warga Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumbar tewas tersenggol kereta api (KA), Kamis (18/8/2022).

Kapolsek Koto Tangah, AKP Afrino, mengataka bahwa korban yang merupakan pekerja yang membangun pintu perlintasan akhirnya meninggal dunia, saat kejadian Kamis sekira pukul 18.00 WIB.

"Kejadian berawal pada saat kereta api rute Padang Pariaman menuju Kota Padang melintas dari arah Padang Pariaman menuju Kota Padang," kata AKP Afrino.

Kapolsek mengatakan sesaat insiden terjadi korban masih melakukan pekerjaannya, di lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) di perlintasan kereta api.

"Pada saat korban memfoto hasil kerjanya pada hari ini, ia melihat adanya kereta api yang melintas sehingga membuatnya menepi," katanya.

Namun pada saat menepi, korban tidak melihat bahwasanya gerbong kereta api belum habis.

Akibatnya, korban tersenggol oleh gerbong terakhir kereta api sehingga tergeletak dan mengalami luka pada bagian kepala.

"Korban meninggal dunia, dan selanjutnya Polsek Koto Tangah mendatangi lokasi kejadian (TKP)," kata AKP Afrino.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved