Berita Polda Sumbar

Polresta Padang Terbanyak Ungkap Kasus Judi, Dalam Wilayah Hukum Polda Sumbar

Polda Sumatera Barat meringkus sebanyak 230 orang pelaku tindak pidana judi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Polresta Padang berhasil pengungkapan

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, saat berada di Mapolda Sumbar dalam rangka konferensi pers terkait tindak pidana judi, Senin (15/8/2022). Kabid humas menegaskan bahwa Kapolda Sumbar akan memecat anggota Polri yang diketahui bermain atau terlibat tindak pidana perjudian di wilayah hukum Polda Sumbar. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polda Sumatera Barat meringkus sebanyak 230 orang pelaku tindak pidana judi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Polda Sumbar mencatat bahwa jajaran Polresta Padang berhasil pengungkapan paling banyak di lingkungan kepolisian daerah Sumbar.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, mengatakan bahwasanya penangkapan tindak pidana judi ini berawal dari masyarakat yang sudah resah.

Ia mengatakan, gencarnya dilakukan penindakan terhadap pelaku praktik judi tidak ada hubungannya dengan kasus tertentu lainnya.

"Ini karena keresahan masyarakat dan banyaknya perjudian di Sumatera Barat. Kasus yang berhasil diungkap sebanyak 124 kasus dengan total pelaku sebanyak 230 orang," kata Kombes Pol Dwi Sulistyawan.

Kata dia, Kapolda Sumbar memerintahkan dari tanggal 1 Agustus 2022 untuk melakukan penindkan dalam segala bentuk perjudian sampai saat ini.

Alasan dilakukan penindakan perjudian karena melanggar agama, melanggar aturan negara, tidak sesuai dengan falsafah di Minangkabau 'Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah'.

"Perjudian itu banyak menyengsarakan masyarakat kecil atau ekonomi lemah. Padahal perjudian itu tidak akan membuat kaya, dan hanya membuat kaya bandarnya saja," katanya.

Disebutkannya, judi yang paling banyak diamankan adalah judi jenis togel. Sedangkan untuk yang lainnya ada judi konvesional dalam bentuk uang dan online.

"Polda Sumbar mengungkapnya sebanyak 18 Laporan Polisi, sedangkan sebanyak 106 Laporan Polisi ditindk oleh Polres sejajaran," kata Kombes Pol Sulityawan.

Baca juga: Tegakkan Falsafah ABS-SBK, Polda Sumbar Komitmen tanpa Judi di Ranah Minang

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, SH, SIk, MSi saat menggelar konferensi pers, Senin (15/8/2022) menyusul adanya keresahan dari masyarakat Sumbar terhadap perkembangan kegiatan perjudian. Sekaitan itu, Kapolda Sumbar menindaklanjuti kepada seluruh personel Polda Sumbar jajaran terhadap segala bentuk perjudian.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, SH, SIk, MSi saat menggelar konferensi pers, Senin (15/8/2022) menyusul adanya keresahan dari masyarakat Sumbar terhadap perkembangan kegiatan perjudian. Sekaitan itu, Kapolda Sumbar menindaklanjuti kepada seluruh personel Polda Sumbar jajaran terhadap segala bentuk perjudian. (ISTIMEWA/DOK.HUMAS POLDA SUMBAR)

Baca juga: Kapolda Sumbar: Kasihan Rakyat Kecil Ikutan Main Judi, Berharap Secara Untung-untungan

Jajaran polres yang paling banyak mengungkap kasus perjudian adalah Polresta Padang drngab jumlah Laporan Polisi sebanyak 19 kasus.

Sampai saat ini, belum sampai kepada kasus judi yang besar atau bandar utamanya. Oleh karena itu, akan dilakukan pengembangan dalam tindak pidana ini.

Pihaknya berkomitmen sesuai arahan Kapolda Sumbar, tidak ada kasus judi yang diselesaikan secara Restoratif Justice, semua kasus judi akan dinaikkan ke pengadilan sampai ada keputusannya.

Berkaitan kasus judi ini, Pasal yang diterapkan adalah Pasal 303 bis KUHP ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara paling banyak dendanya Rp15 juta rupiah.

Kemudian, juga Pasal 45 Ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun penjara atau pidana paling banyak Rp1 miliar.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved