Berita Polda Sumbar

Kapolda Sumbar: Kasihan Rakyat Kecil Ikutan Main Judi, Berharap Secara Untung-untungan

SESUAI instruksi dan komitmen Kapolda Sumbar terkait pemberantasan penyakit masyarakat, khususnya judi di wilayah hukum Polda Sumbar, dalam tempo 11 h

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.POLDA SUMBAR
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH, SIk., MH saat bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajarannya baru-baru ini. Kapolda Sumbar bertekad untuk melakukan pemberantasan penyakit masyarakat, khususnya judi di wilayah hukum Polda Sumbar. 

SESUAI instruksi dan komitmen Kapolda Sumbar terkait pemberantasan penyakit masyarakat, khususnya judi di wilayah hukum Polda Sumbar, dalam tempo 11 hari saja telah berhasil mengungkap puluhan kasus judi.

Rilis yang diterima redaksi, mencatat mulai dari tanggal 1 hingga 11 Agustus 2022, sebanyak 71 kasus yang diungkap oleh Polda Sumbar dan Polres sejajaran.

Atas pengungkapan kasus judi ini, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH, SIk., MH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajarannya yang serius dalam menindaklanjuti instruksinya tersebut.

"Terima kasih atas pengungkapan ini, dan saya masih berharap bisa dikembangkan. Kasihan rakyat kecil yang ikut berjudi dengan mengharapkan untung-untungan," kata Irjen Pol Teddy Minahasa.

Jenderal bintang dua tersebut menegaskan, kegiatan dan aktivitas yang berkaitan dengan judi merupakan hal yang dilarang oleh agama, dan juga dilarang sama aturan hukum yang berlaku.

Wahyu Bongkar
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, SH, SIk., MH saat bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajarannya baru-baru ini. Kapolda Sumbar bertekad untuk melakukan pemberantasan penyakit masyarakat, khususnya judi di wilayah hukum Polda Sumbar.

Apalagi jelas Kapolda Sumbar, permainan judi juga bertentangan dengan "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" yang merupakan filosofi hidup dalam masyarakat Minangkabau.

"Ingatlah, judi hanya menguntungkan bandar saja, tidak ada judi yang menguntungkan pemain," tegas Irjen Pol Teddy Minahasa.

Sementara, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, SIk menerangkan, kasus judi yang berhasil diungkap kebanyakan adalah judi togel (toto gelap) online.

"Ada judi online (togel), judi kartu remi dan sebagainya," pungkas Kombes Pol Dwi Sulistyawan.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved