Kabupaten Padang Pariaman
DPKH Padang Pariaman Imbau Peternak, Zulkhailisman: Tidak Perlu Takut Vaksin PMK
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Padang Pariaman Imbau peternak tidak perlu takut ternaknya mendapat vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Padang Pariaman mengimbau peternak agar tidak perlu takut ternaknya, mendapat vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas PKH, Zulkhailisman, berujar bahwa animo masyarakat untuk vaksinasi PMK di Padang Pariaman cukup tinggi.
Hanya saja ada beberapa yang takut ternaknya divaksin, sehingga pihaknya tetap mengutamakan sosialisasi dan edukasi pada para peternak.
"Sebenarnya, setelah ternak divaksin itu jarang menimbulkan gejala, namun sampai saat ini tidak ada efek samping yang berarti pada ternak," kata Zulkhailisman kepada TribunPadang.com, Kamis.
Jika ada ternak setelah divaksin tetap terpapar PMK, kata Zulkhailisman ini terjadi karena masa inkubasi virus yang berlangsung selama 1-14 hari.
Sehingga ternak yang sudah divaksin pada awalnya tidak menunjukan gejala PMK karena sedang dalam masa inkubasi.
"Jadi beberapa ternak yang kami vaksin, beberapa diantaranya sudah ada mengendap bibit virus PMK. Lalu setelah kami vaksin baru muncul tanda PMK," sebutnya.
Namun masyarakat tidak perlu takut akan itu, karena setelah divaksin itu ternak daya tubuhnya meningkat dan penyembuhan berjalan cepat.
Lebih lanjut, terangnya saat ini ada beberapa peternak yang ternaknya tidak ingin divaksin. Hal ini terjadi karena masih kurangnya sosialisasi dan edukasi dari pihaknya.
Padahal melalui vaksinasi ini penyebaran PMK bisa dicegah sehingga penyebarannya berkurang.
"Jadi inilah tugas kami dengan melakukan penyuluhan dan peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) pada masyarakat bahwa vaksin ini cara untuk mencegah penyebaran PMK," tuturnya.
Baca juga: Geografis Padang Pariaman Jadi Tantangan, Dinas PKH Mendistribusikan Vaksin PMK
Vaksin PMK
Dilansir TribunPadang.com, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Padang Pariaman hingga kini kesulitan dalam mendistribusikan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akibat geografis daerah.
Tantangan ini disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Dinas PKH Zulkhailisman, bahwa kondisi peternak di Padang Pariaman tersebar dibeberapa lokasi, seperti perbukitan dan seberang sungai
"Peternak di Padang Pariaman ini, banyak berada di daerah perbukitan sehingga agak sulit untuk kami jangkau," kata Zulkhailisman kepada TribunPadang.com, Kamis (21/7/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/PeemKa-Panj1.jpg)