6 Jenis Makanan yang Dapat Memperlambat Penuaan: Selada, Alpukat hingga Almond
Penuaan adalah satu bentuk dari bertambahnya usia, hal ini tidak dapat dicegah namun dapat efeknya dapat diperlambat. Konsumsi makanan berikut ini.
Penulis: Nika Afrilia | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM - Berikut makanan sehat yang dapat memperlambat proses penuaan.
Bertambahnya usia menjadi suatu proses yang harus dilalui setiap orang.
Seiring dengan berjalannya waktu, pertambahan usia akan membuat tubuh seseorang juga ikut mengalami perubahan.
Perubahan ini bisa saja berupa kulit yang mulai keriput, tulang yang tidak lagi kuat, dan rambut yang mulai memutih.
Bertambahnya usia tidak dapat dicegah, namun efeknya dapat diperlambat.
Efek pertambahan usia ini dapat dicegah melalui kebiasaan hidup sehat, salah satunya menngkonsumsi makanan yang dapat memperlambat penuaan.
Mengutip dari Kompas.com, berikut enam jenis makanan yang dapat memperlambat penuaan.
1. Buah Beri
Menurut ahli diet bersertifikat Sydney Greene, RDN, buah beri merupakan sumber antioksidan yang baik dan dapat menangkal radikal bebas alias pemicu penuaan dini.
Namun perlu diingat, setiap jenis buah beri memiliki kandungan antioksidan berbeda.
Kendati demikian jika bicara soal nutrisi, mungkin blueberry adalah salah satu sumber terbaik.
2. Selada Air
Selada air merupakan sayuran dengan rasa ringan yang mengandung beta karoten empat kali lebih banyak daripada apel, dan 238 persen dari dosis vitamin K harian yang direkomendasikan per 100 gram.
Nah, senyawa ini bisa membuat kulit kita terlihat awet muda, tepat seperti apa yang dikatakan oleh ahli diet terdaftar Amy Shapiro, MS, RD.
Menurutnya, selada air yang kaya akan berbagai vitamin, mineral dan nutrisi ini juga dapat berperan sebagai antiseptik bagi kulit dan dapat meningkatkan aliran mineral di dalamnya ke kulit.
Intinya, hal ini akan meningkatkan oksigen di dalam kulit dan mencegah penuaan.
Tak hanya itu, Saphiro juga menyebutkan bahwa selada air kaya akan vitamin A dan C, yang keduanya merupakan antioksidan kuat yang melawan radikal bebas.
Bahkan, tanaman ini kaya akan kalsium, yang akan menjaga tulang tetap kuat seiring bertambahnya usia.
3. Alpukat
Alpukat merupakan sumber vitamin E yang baik, sehingga mampu menjaga kesehatan kulit, kuku, dan rambut serta mengurangi peradangan.
Sementara itu, asam lemak di dalamnya akan membantu menutrisi tubuh dengan lemak dan mineral yang diperlukan guna menjaga kadar minyak yang sehat.
Lalu tak hanya itu, buah ini juga bermanfaat bagi tubuh kita, seperti berpotensi menurunkan tekanan darah, menurunkan risiko sindrom metabolik, hingga menurunkan kolesterol "jahat" (LDL).
4. Paprika Merah
Sayuran satu ini kaya akan vitamin C, antioksidan yang membantu mendorong produksi kolagen yang baik untuk kulit.
Bahkan, paprika juga kaya akan karotenoid, yang membuatnya berwarna merah kekuningan dan melawan peradangan.
Tak hanya itu, karotenoid juga dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, polusi, dan faktor lingkungan.
Lalu dari segi kesehatan lainnya, paprika juga bisa jadi pilihan tepat untuk menurunkan berat badan.
Menariknya lagi, paprika sangat serbaguna dan mudah diolah ke dalam berbagai masakan.
5. Almond
Menurut Shapiro, almond kaya akan vitamin E yang dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit.
Tak hanya itu, lemak almond juga dapat membantu menjaga kulit tetap lembap dan mampu menangkal sinar UV yang dapat menyebabkan kerusakan.
Lebih lanjut, Shapiro mengatakan almond kaya akan serat.
Artinya, almond dapat membantu mencegah penyakit jantung dan diabetes tipe dua, serta mempromosikan fungsi kognitif di usia lanjut.
(Kompas.com/Anya Dellanita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/ilustrasi-6-4-22.jpg)