Mengenal Masjid Bingkudu, Masjid Tua Bersejarah di Tengah Lebah Jorong Bingkudu Canduang

Sesuai dengan namanya, masjid ini berlokasi di Jorong Bingkudu, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Penulis: Muhammad Fuadi Zikri | Editor: afrizal
TribunPadang.com/FuadiZikri
Masjid Bingkudu, Masjid Tua Bersejarah di Tengah Lebah Jorong Bingkudu Canduang, Agam. Berdasarkan catatan sejarah yang ada pada prasasti cagar budayanya, Masjid Bingkudu telah melewati masa eksistensi dua abad, atau didirikan sekitar 1823. 

Laporan reporter TribunPadang.com, Muhammad Fuadi Zikri

TRIBUNPADANG.COM, AGAM- Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memang menyimpan banyak bangunan masjid tua yang hingga kini masih berdiri kokoh.

Masjid Bingkudu di Kabupaten Agam merupakan satu diantara banyaknya masjid tua tersebut.

Sesuai dengan namanya, masjid ini berlokasi di Jorong Bingkudu, Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Baca juga: Masjid Jamik Mandiangin Kota Bukittinggi Akhirnya Dirobohkan, Tempat Salat Pindah ke Bangunan Baru

Baca juga: Keunikan Masjid Jami Padang Sibusuk Sijunjung, Punya Mata Air yang Tak Pernah Kering Sejak 1883 M 

Masjid ini terkadang disebut juga dengan Masjid Jamik Bingkudu dan Masjid Raya Bingkudu.

Kata Bingkudu yang dilekatkan pada masjid ini terkadang juga dieja Bengkudu.

Walakin, nama resminya adalah Masjid Bingkudu.

Masjid Bingkudu tercatat sebagai cagar budaya sehingga bangunan aslinya hingga kini masih terjaga.

Masjid Bingkudu, Masjid Tua Bersejarah di Tengah Lebah Jorong Bingkudu Canduang, Agam. Berdasarkan catatan sejarah yang ada pada prasasti cagar budayanya, Masjid Bingkudu telah melewati masa eksistensi dua abad, atau didirikan sekitar 1823.
Masjid Bingkudu, Masjid Tua Bersejarah di Tengah Lebah Jorong Bingkudu Canduang, Agam. Berdasarkan catatan sejarah yang ada pada prasasti cagar budayanya, Masjid Bingkudu telah melewati masa eksistensi dua abad, atau didirikan sekitar 1823. (TribunPadang.com/FuadiZikri)

Sejarah

Berdasarkan catatan sejarah yang ada pada prasasti cagar budayanya, Masjid Bingkudu telah melewati masa eksistensi dua abad, atau didirikan sekitar 1823.

Pembangunan masjid diprakarsai oleh Lareh Canduang bernama Haji Salam, bergelar Inyiak Basa.

Kesepakatan pembangunan masjid berdasarkan hasil musyawarah bersama dari empat delegasi yang ada disekitar masjid berdiri.

Sementara itu, catatan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, bangunan masjid didirikan oleh kaum Padri pada tahun yang sama.

Pembangunan dilangsungkan saat berkecamuknya Perang Padri, perang antara kaum adat dengan ulama sebelum gejolak melawan Belanda.

Kemudian, Arman (58), penjaga Masjid Bingkudu menyebut masjid itu sudah berdiri sejak 500 tahun silam.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved