Cekcok Pengendara dan Petugas Dinas Perhubungan Padang saat Penertiban Parkir Sembarangan di Sawahan
Pada saat di kawasan Khatib Sulaiman petugas menemukan kendaraan yang terparkir di badan jalan sehingga dilakukan penertiban dengan cara digembosi ban
Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Laporan Reporter TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Seorang pengendara mobil dan petugas Dinas Perhubungan Kota Padang terlibat cekcok saat penertiban kendaraan parkir sembarangan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (7/6/2022).
Pantauan TribunPadang.com terlihat rombongan petugas Dinas Perhubungan Kota Padang mengawali penertiban di kawasan Jalan Khatib Sulaiman dan menggemboskan ban kendaraan yang terparkir di badan jalan.
Penertiban ini dilaksanakan oleh petugas Dinas Perhubungan di kawasan tertib lalulintas (KTL).
Kawasan KTL adalah daerah yang seharusnya bebas dari kendaraan yang parkir di badan jalan.
Pada saat di kawasan Khatib Sulaiman petugas menemukan kendaraan yang terparkir di badan jalan sehingga dilakukan penertiban dengan cara mengembosi ban.
Selain itu, petugas juga meninggalkan surat yang diletakkan di bagian kaca depan mobil.
Kertas tersebut dituliskan bahwa kendaraan telah melanggar, karena parkir di lokasi yang tidak diperbolehkan.
Selanjutnya petugas bergeser ke kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Sawahan, Kecamatan Padang Timur Kota Padang.
Petugas menemukan ada beberapa kendaraan yang parkir di badan jalan sehingga memberikan surat tilang karena telah melanggar.
Namun, ada seorang pengendara tidak terima kalau dirinya ditilang dan diambil Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya oleh petugas Dinnas Perhubungan Kota Padang.
Akibatnya sempat terjadi cekcok antara pengendara dan petugas yang melaksanakan penertiban hingga terjadi aksi dorong.
"Saya tidak tahu kalau tidak boleh parkir, karena tidak ada tanda-tandanya. Karena banyak yang parkir di sini, saya juga parkir," kata Susetyo (65) warga Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Ia merasa keberatan karena diambilnya STNK miliknya pada saat ditertibkan.
"Biasanya surat tilang tidak begini, ini kesannya seperti apa. Petugasnya juga kasar, ada satu petugas yang saya ingat," kata Susetyo (65).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Petugas-Dinas-Perhubungan-Kota-Padang-saat-melakukan-penertiban-kendaraan.jpg)