Hari Raya Waisak dan Tiga Peristiwa Suci yang Diperingati, Lahirnya Pangeran Siddharta
Dalam perayaan hari raya Waisak bagi umat Buddha itu berawal dari memperingati tri suci atau tiga peristiwa suci, diantaranya Lahirnya Siddharta
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Hari Raya Waisak umat Buddha itu berawal dari memperingati tri suci atau tiga peristiwa suci.
"Ternyata manusia itu menderita karena kegelapan bathinnya, kegelapan bathin itu menimbulkan keserakahan, kebencian dan kebodohan," katanya.
Jawaban Siddharta menjadi pertapa itulah yang akhirnya diajarkan dan disebarkan pada umat manusia.
Lalu pada saat peristiwa kematian Buddha adalah pengingat bahwa tidak ada yang kekal di atas dunia.
"Jadi setiap tahun umat Buddha merenungkan tiga peristiwa yang pernah terjadi dari guru junjungan kami. Lalu kami ambil hikmah dan maknanya," terang Sudarma. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Waisak-peringati-tri-suci-atau-tiga-peristiwa-suci.jpg)