Mudik Lebaran 2022

Arus Balik Kendaraan Selepas Cuti Bersama Idul Fitri 1443 H, Diperkirakan Ada 300 Ribu Kendaraan

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansyarullah mengungkapkan sekitar 300 ribu kendaraan yang keluar pada arus balik di Sumbar, Senin (9/5/2022)

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/RahmatPanji
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansyarullah mengungkapkan sekitar 300 ribu kendaraan yang keluar pada arus balik di Sumbar, Senin (9/5/2022).

"Bayangkan kalau ada 300 ribu lebih kendaraan dikali 4 atau 5 orang berarti ada 1.5 juta pemudik, yang datang ke Sumbar," kata Gubernur Mahyeldi, Senin (9/5/2022).

Diperkirakan, kurang lebih ada 2 jutaan pemudik yang datang ke Sumbar, belum termasuk perantau yang tinggal di Sumbar.

Jumlah tersebut jelas Mahyeldi bisa menggambarkan bagaimana antusiasme para perantau untuk pulang kampung ke Sumbar.

Hingga saat ini, lanjut Gubernur Mahyeldi bahwa kesan dari sebagian pengunjung yang datang ke Sumbar cukup baik.

"Walaupun masih ada catatan (dugaan) pungli di sebagian Kabupaten dan Kota, kami harapkan pada akhir tahun bisa diminimalisir," sebut Gubernur Mahyeldi.

Pihaknya berharap semoga kedepannya Sumbar bisa lebih baik lagi pada akhir Tahun 2022 ini.

Baca juga: Kemacetan Parah di Sumbar Selama Libur Lebaran, Gubernur Mahyeldi : Jalan Tol Bisa Jadi Jawaban

Kemacetan Libur Lebaran

Dilansir TribunPadnag.com, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyebut Jalan Tol bisa jadi jawaban atas kondisi kemacetan yang terjadi pada arus mudik lebaran Idul Fitri 1443 H.

"Iya jalan Tol bisa jadi jawaban atas kondisi kemacetan lalu, makanya seluruh OPD sesuai tupoksi mencatat data per hari," kata Gubernur Mahyeldi kepada TribunPadang.com, Senin (9/5/2022).

Data tersebut kata Mahyeldi nantinya bisa jadi bahan acuan, dan Pemprov akan berusaha mencarikan solusi setelahnya.

"Nanti akan dimasukan dalam perubahan anggaran," jelas Gubernur Mahyeldi.

Baca juga: Hari Pertama Apel ASN Pemprov Sumbar, Gubernur Mahyeldi Singgung Visit Beautiful West Sumatera 2023

Saat ditanyai apakah ada dorongan percepatan pembangunan jalan tol, Mahyeldi berujar harus ada percepatan.

"Harus ada perecapatan, semua harus ada perecapatan," sebut Gubernur Mahyeldi.

Perecapatan tersebut katanya tidak hanya menyasar jalan Tol, juga pembenahan terkait jalan provinsi dan kabupaten atau kota.

"Jadi saat ini kami akan utamakan data, diskusi untuk solusi dan mengambil sikap Pemprov Sumbar," beber Gubernur Mahyeldi.

"InsyaAllah akhir Tahun 2022 ini ada hal baru, hal yang lebih baik dan permasalahan yang ada bisa diselesaikan," tutur Gubernur Mahyeldi.(TribunPadang.com, Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved