Bacaan Doa Iftitah beserta Artinya, Diawali dengan Allahumma Baid Baini dan Allahu Akbar Kabira

Berikut ini bacaan doa iftitah beserta artinya, diawali dengan allahumma baid baini dan selainnya adalah yang diawali dengan allahu akbar kabira.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Tribun Batam
Ilustrasi - Berikut ini bacaan doa iftitah beserta artinya, diawali dengan allahumma baid baini dan selainnya adalah yang diawali dengan allahu akbar kabira. 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut ini bacaan doa iftitah beserta artinya.

Doa iftitah dibaca sebagai pembuka shalat dan biasanya dibaca setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca ta'awwudz dan surat Al-fatiha.

Mayoritas ulama mengatakan membaca doa iftitah hukumnya sunnah.

Pada praktiknya ada dua jenis doa iftitah yang umumnya digunakan oleh umat muslim di Indonesia saat shalat.

Iftitah pertama adalah yang diawali dengan allahumma baid baini dan selainnya adalah yang diawali dengan allahu akbar kabira.

Meskipun berbeda, hal ini tidak dijadikan persoalan karena pada praktiknya, Rasulullah saw dulu beberapa kali membaca iftitah yang kalimat dan artinya tidak sama.

Hanya saja doa yang digunakan harus memiliki dalil atau pendasaran yang shahih.

Baca juga: Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar, Disertai Manfaat dan Keutamaan Lakukan Itikaf

Baca juga: Simak Bacaan Doa dan Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatul Qadar

Doa Iftitah Allahumma Baid Baini

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ، كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ

Allahumma baa’id bainii wabaina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wa maghribi, allahumma naqinii min khathaayaaya kamaa yunaqats tsaubul abyadhu minad danas. Allahummaghsilnii min khathaayaaya bil maa’i wats tsalji

Artinya : "Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin” (HR.Bukhari dan Muslim).

Doa Iftitah Allahu Akbar Kabira

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Allaahu akbaru kabiira walhamdulilaahi katsiro, wa Subhaanallaahi Bukratawn wa’ashiila, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya : "Allah maha besar dengan sebesar besarnya. Segala puji yang sebanyak banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang orang yang menyekutukanNya. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagiNya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang orang yang berserah diri. (Muslim). 

(TribunJateng.com) (TribunPadang.com)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved