Tips Sehat ala dr. Zaidul Akbar, Rahasia agar Obat Herbal Bekerja Lebih Cepat di Tubuh
Masyarakat cenderung menjadi tidak sabaran ketika mengkonsumsi obat-obatan herbal, padahal reaksi dari bahan herbal ini bergantung pada kondisi tubuh.
Penulis: Nika Afrilia | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM - Obat herbal sering kali menjadai andalan masyarakat untuk mengobati penyakit.
Karena dinilai lebih praktis dan berbahan alami yang memiliki banyak kasiat bagi tubuh.
Namun pada saat mengkonsumsi obat herbal orang-orang cenderung tidak sabaran menunggu reaksi obat tersebut.
Baca juga: Obat Herbal Atasi Sinusitis ala Zaidul Akbar, Manfaatkan Bonggol Nanas dan Habbatussaudah
Baca juga: Obat Herbal TBC ala dr. Zaidul Akbar, Sembuhkan dengan Jahe Temulawak dan Kunyit
Padahal sebenarnya pengobatan herbal baik itu jamu atau aneka tumbuhan membutuhkan waktu untuk menyesuaiakan diri dengan tubuh seseorang, terutama pada tubuh yang tidak terbiasa mengkonsumsi bahan-bahan herbal.
Dr. Zaidul Akbar mengatakan dalam videonya yang diunggah akun YouTube Perjalan Berhijrah, bahwa obata-obatan herbal akan cepat bereaksi pada tubuh jika tubuh itu sudah bersahabat dengan bahan-bahan herbal.
"Kalau Anda mulai bersahabat dengan dia dan saat Anda sakit maka dia bisa bekerja dengan cepat seperti halnya obat sintetik asal apa, kita sudah bersahabat dulu dengan dia" ujarnya.
Ketika tubuh banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat kimia, maka di dalam tubuh akan terjadi penumpukan sampah yang kemudian menjadi sumber berbagai penyakit.
"Banyak orang yang bilang herbal itu kerjanya lama, iya sih kalau kita lebih banyak nyampah dan jarang kenal sama dia tapi kalo udah sahabatan sama dia maka Insyaallah bisa jadi minum air putih tambah garam bisa ngilangin pusing itu, nah bisa" terang Zaidul Akbar.
Oleh karena hasil yang lama ini, sering kali masyarakat meninggalkan obat herbal dan memilih obat-obatan sintetik.
Kesabaran dalam menggunakan obat herbal, menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) itu, sangatlah penting.
Perlu dipahami gejala dan efek dari penyakit adalah tanda jika sistem kekebalan tubuh sedang bekerja.
Pada sebagian orang ada yang menggabungkan dua jenis pengobatan ini, kembali lagi ini disebabkan karena ketidak sabaran terhadap reaksi obat.
Menurut Dr. Zaidul Akbar mengkonsumsi obat kimia bersamaan dengan herbal tidak ada masalah, dengan mengkonsumsi kedua obat ini dapat mengkoptimalkan kesembuhan seseorang.
Meskipun dibolehkan, namun dr. Zaidul Akbar menyarankan untuk bersabar sedikit dengan obat-obatan herbal.
Namun apabila suatu penyakit dinilai terlalu parah dan harus mendapatkan obat dengan reaksi yang cepat, maka tidak apa-apa meminum obat kimia yang sesuai.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/penyampaian-dr-zaidul-akbar.jpg)