Kekeringan di Padang
Sebanyak 200 Rumah Terdampak Kekeringan di Kelurahan Padang Besi Kota Padang
Upaya dari kelurahan dengan bekerja sama dengan petugas TRC PT Semen Padang dan BPBD Kota Padang untuk mendistribusikan air bersih.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Laporan Reporter TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Sebanyak 200 rumah terdampak kekeringan di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (13/4/2022).
Kekeringan terjadi setelah hujan tak kunjung turun di Kota Padang sebulan terakhir.
Akibatnya debit air sungai berkurang dan sumur warga mulai mengering.
Baca juga: Sumur Masjid Mulai Kering Memasuki Musim Kemarau, Tim TRC Semen Padang Distribusikan Air Bersih
Baca juga: Akibat Tidak Adanya Air, Rita Warga Padang Besi Terpaksa Menumpang Mandi di Rumah Tetangga
"Kekeringan yang dirasakan oleh warga Kelurahan Padang Besi sudah sejak tiga hari yang lalu," kata Lurah Padang Besi, Yono.
Ia mengatakan, akibat kekeringan ini ada sekitar 200 rumah terdampak.
"Sebanyak 200 rumah ini terdiri dari Rw 01, Rw 02, Rw 03, dan Rw 05," kata Yono.
Upaya dari kelurahan dengan bekerja sama dengan petugas TRC PT Semen Padang dan BPBD Kota Padang untuk mendistribusikan air bersih.
Air bersih ini dibagikan ke rumah-rumah warga yang ada di kawasan yang terdampak menggunakan satu unit mobil tangki.
"Alhamdulillah, dari TRC Semen Padang dan BPBD Kota Padang telah membantu kami," katanya.
Yono mengatakan kekeringan disebabkan bagian hulu sungai yang bercabang sehingga aliran air terbagi.
"Selain itu, selama 15 hari belakangan ini tidak turun hujan," katanya.
Sedangkan untuk masjid yang mengalami kekeringan ada satu, yaitu masjid Darussalam Kelurahan Padang Besi.
"Agar ibadah tidak terganggu, dilakukan pengisian ulang setiap harinya," katanya.
Menumpang Mandi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pendistribusian-air-bersih-ke-rumah-warga-di-Kelurahan-Padang-Besi-2.jpg)