Pedagang Pasar Raya Padang Keluhkan Lagi Kelangkaan Minyak Goreng Kemasan, Saat Ada Mendag Lancar

Pedagang Pasar Raya Kembali Sulit Dapatkan Stok Minyak Goreng Kemasan, 2 Hari Sebelum Mendag Datang Lancar

Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RahmatPanji
Minyak goreng kemasan dan curah yang terpampang di toko penjual minyak goreng kawasan Pasar Raya Padang Didi Novembri, Senin (28/2/2022). 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pedagang di Pasar Raya kembali kesulitan mendapatkan stok minyak goreng kemasan.

Hal ini berbeda dibandingkan sebelum dan saat kedatangan Menteri Perdagangan RI Jumat (25/2/2022) lalu.

"2 hari sebelum menteri datang stok minyak goreng kemasan lancar saja, distributor silih berganti datang menawarkan," kata Didi Novembri, seorang pedagang Senin (28/2/2022).

Namun, lanjut Didi kondisi semacam itu tidak ia rasakan lagi.

Baca juga: Kunjungi Pasar Raya Padang, Mendag Muhammad Luthfi Sebut Harusnya Minyak Goreng di Sumbar Melimpah

Baca juga: POPULER Padang: 4 Rumah Rusak Parah Akibat Kebakaran di Belakang Tangsi, Minyak Goreng Langka

Minyak goreng kemasan yang sempat lancar sebelum Mendag datang, hari ini sudah sulit lagi didapatkan. 

Didi menuturkan, sebelumnya ia bisa memperoleh 2 karton minyak goreng kemasan saat Mendag berkunjung.

Satu hari setelahnya (Sabtu) ia hanya boleh beli minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 1 karton dari distributor.

"Sabtu kemarin ada distributor mangkal sama mobil di depan, tapi kami hanya boleh beli satu" katanya.

Melihat kondisi seperti itu, Didi coba mengakali pembelian minyak tersebut agar stok minyak goreng kemasan di tokonya tidak kosong.

"Sekarang bagaimana stoknya aman saja, soalnya kalau stoknya tidak ada apa yang mau di jual," terangnya.

Diakui, Didi sejak Sabtu (26/2/2022) hingga saat ini (Senin) persediaan minyak goreng sudah kembali menipis.

Berdasarkan kabar yang ia peroleh, di gudang langganannya stok saat ini juga sedang kosong.

"Tadi saya dengar dari pedagang lain di gudang stok minyak goreng kemasan kosong, kalau distributor  hari libur juga tidak jualan," terangnya.

Didi mengaku untuk sementara waktu mungkin akan memaksimalkan stok minyak goreng yang ia miliki.

Berbeda dari minyak goreng kemasan, kata Didi minyak goreng curah belakangan lebih mudah didapatkan.

"Kalau minyak goreng curah, Alhamdulillah sudah mulai lancar," katanya.

Stok minyak goreng curah saat ini sudah banyak, berbeda dengan minyak goreng kemasan.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved