Corona Sumbar

Penambahan Covid-19 di Padang Didominasi Pelajar, Satgas: SD Ada 100 Kasus yang Saya Himpun

Sejak ditemukannya kasus pertama di SD Negeri 24 Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat, hingga saat ini sudah ada 100 murid SD terpapar Covid 19.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
AFP/LIONEL BONAVENTURE
OMICRON - Foto Ilustrasi ini diambil di Toulouse, barat daya Prancis, pada 1 Desember 2021 menunjukkan jarum suntik dan layar yang menampilkan Omicron, nama varian baru covid 19. - Omicron telah menjadi jenis virus corona utama di Prancis di mana jumlah infeksi telah mengalami peningkatan besar dalam beberapa hari terakhir, kata badan kesehatan masyarakat negara itu. "62,4 persen tes menunjukkan profil yang kompatibel dengan varian Omicron" pada awal minggu ini, dibandingkan dengan 15 persen pada minggu sebelumnya, kata agensi tersebut. (Lionel BONAVENTURE / AFP) 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Angka penambahan kasus Covid-19 di Kota Padang melonjak tajam.

Selasa (15/2/2022) ada penambahan 365 orang terkonfirmasi positif.  

Menurut Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Padang, Barlius, peningkatan kasus didominanasi dari kalangan pelajar.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sumbar Melonjak, Dinkes Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Meningkat 8 Kali Lipat, Satgas: Penyebaran Omicron Sangat Masif

"Kalau untuk rentang usia sekarang tambahannya banyak berasal dari anak sekolah," katanya Rabu (16/2/2022).

Tambahan kasus ini berasal dari kalangan anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Terutama banyak terpapar itu anak SD," terangnya.

Secara persentase menurutnya 60 persen dari tambahan kasus per Selasa (15/2/2022) berasal dari kalangan pelajar.

Sejak ditemukannya kasus pertama di SD Negeri 24 Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat, hingga saat ini sudah ada 100 murid SD terpapar Covid 19.

Baca juga: Sehari Lonjakan Covid-19 di Sumatera Barat Tembus 540 Orang, Pasien Sembuh Bertambah 96 Orang

Baca juga: 5 Warga Kabupaten Sijunjung Positif Covid-19, Satu Orang Dinyatakan Sembuh

"SD ada sekitar 100 kasus yang saya himpun, belum lagi SMP dan SMA," katanya.

Kendati adanya banyak penyebaran kasus dan naiknya level PPKM di Kota Padang. Barlius mengatakan bahwa sekolah tetap dilaksanakan.

"Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tetap dilaksanakan 50 persen seperti level 2," jelasnya.

Para siswa bisa melakukan PTM dengan sistem shift, setengah belajar di rumah dan setengah lainnya di sekolah.

"Tujuannya jelas kami berharap melalui sistem seperti itu bisa mengantisipasi kerumunan," bebernya.

Tidak hanya kalangan pelajar, di perkantoran juga ada banyak kasus tambahan per Selasa (15/2/2022).(*)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved