Kabupaten Padang Pariaman

Gara-Gara Api Tungku Belum Padam, Rumah Petani di Padang Pariaman Habis Dilalap si Jago Merah

Kebakaran yang menghanguskan satu rumah milik petani di Nagari Gunuang Padang Alai Kabupaten Padang Pariaman diduga akibat api tungku yang belum padam

Tayang:
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
Istimewa
Kebakaran hanguskan rumah warga Gunuang Padang Alai Kabupaten Padang Pariaman pada hari Senin (14/2/2022) malam 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN- Kebakaran yang menghanguskan satu rumah milik petani di Nagari Gunuang Padang Alai Kabupaten Padang Pariaman diduga akibat api tungku yang belum padam.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Inspeksi dan Pengawasan Damkar Kabupaten Padang Pariaman, Aprizondi kepada TribunPadang.com.

"Diduga, kebakaran disebabkan api tungku yang kurang padam, sehingga tertiup angin, dan menimbulkan api dan menyambar tabung gas," ujar Aprizondi, Selasa (15/2/2022).

Baca juga: Detik-Detik Kebakaran Pasar Aur Tajungkang Bukittinggi, Pemilik Warung Sempat Ganti Tabung Gas

Baca juga: Rumah Petani di Gunuang Padang Alai Padang Pariaman Hangus Terbakar Senin Malam

Ia menyampaikan, setelah itu, karena tabung gas meledak, api kemudian menyambar seisi rumah.

"Semua habis terbakar, tidak ada yang tersisa," kata dia.

Pemilik rumah, diketahui ialah seorang petani yang bernama Muhammad Nur (70).

Muhammad Nur hanya tinggal sendiri di rumah itu.

Diketahui sebelumnya, satu rumah hangus terbakar di Gunuang Tigo, Korong Patamuan, Nagari Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman pada hari Senin (14/2/2022) malam.

Aprizondi menyampaikan kejadian ini diperkirakan terjadi sekira pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Populer Sumbar: Banjir Bandang di Pasaman, Festival Lansek Manih Sijunjung, Vaksinasi Murid Pariaman

Baca juga: Kebakaran di Pasar Aur Tajungkang Bukittinggi Diduga Akibat Tabung Gas Bocor, Api dari Kedai Nasi

Beruntung kata dia, tiada korban jiwa atas kejadian tersebut.

Tiga armada, kata Aprizondi, turut terlibat dalam pemadaman api.

"Armada dari Sungai Limau, Limpato dan satu armada dari Damkar Kota Pariaman terlibat untuk pemadaman api," lanjut dia.

Selain itu, kata dia, masyarakat setempat dan aparat kepolisian dan TNI.

Lebih lanjut dikatakannya, kerugian materil yang diterima warga tersebut diperkirakan sekira Rp 50 juta.(*)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved