Corona Sumbar

Murid SDN Percobaan Padang Ada Belum Vaksin, Datangkan Narasumber, Jelaskan ke Orangtua Efek Samping

Masih ada sekitar 20 persen murid SD Negeri Percobaan Kota Padang belum divaksin, karena dalam kondisi kesehatannya tak memungkinkan untuk divaksin.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
SD Negeri Percobaan Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Foto diambil, Selasa (8/2/2022) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Masih ada sekitar 20 persen murid SD Negeri Percobaan Kota Padang belum divaksin, karena dalam kondisi kesehatannya tak memungkinkan untuk divaksin.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SD Negeri Percobaan Kota Padang Jon Hendri di Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (8/2/2022).

"Secara izin orang tua tidak ada masalah, hanya beberapa saja yang  masih ragu," ucap Jon Hendri, Selasa (8/2/2022).

Jon Hendri membeberkan keraguan tersebut muncul, karena efek samping yang nantinya akan diterima murid setelah divaksin.

"Sehingga kami mendatangkan narasumber yang valid untuk menyampaikan efek dari vaksin itu. Agar wali murid tahu apa fungsinya," terang Jon Hendri.

Narasumber yang dimaksud oleh Jon Hendri, seperti dari pihak kepolisian dan tenaga kesehatan.

Setelah sosialisasi itu memang ada orang tua murid merasa lega, sehingga secara keseluruhan angka vaksinasi di SD Negeri Percobaan sudah menyentuh 80 persen.

"Faktor yang paling dominannya memang, karena banyak murid saat hendak divaksin ternyata sedang sakit," kata Jon Hendri.

Baca juga: Captain Amerika dan Spiderman Dampingi, Siswa SD di Agam saat Vaksinasi Covid-19

Percobaan Sumbar
Suasana SD Negeri Percobaan Kota Padang, Provinsi Sumbar. Foto diambil Selasa (8/2/2022).

Baca juga: Cegah Masuknya Omicron, Rutan Kelas IIB Padang Kejar Target Vaksin Bagi WBP yang Belum Miliki KTP

Sejauh ini lanjutnya, beberapa murid SD Negeri Percobaan sesaat akan divaksin mengalami sakit demam atau pilek sehingga tidak jadi di vaksin.

"Saat dokter nanya lagi pilek ya nak? Kalau pilek gak usah vaksin dulu. Hal seperti itu banyak terjadi pada murid yang belum di vaksin," sambungnya.

Total dari 333 murid SD Negeri Percobaan menurut Jon Hendri sudah 80 persen yang melakukan vaksinasi.

"Saya rasa sudah lebih 80 persen, tapi kami akan lakukan pendataan lebih lanjut lagi," bebernya.

Angka vaksinasi SD Negeri Percobaan terbilang tinggi ini bagi Jon Hendri tidak terlepas dari latar belakang orang tua mereka.

"Banyak murid di sini itu latar belakang orang tuanya bekerja di kepolisian sehingga rata-rata angkanya sudah di vaksin," tuturnya. (TribunPadang.com/Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved